Daun Kelor, Bukan Saja ‘Pengusir Setan’ Tapi Kaya Nutrisi

Daun Kelor

BERITABETA.COM –Daun kelor sudah diakui banyak penelitian sebagai superfood karena kandungan gizinya yang membuat tubuh sehat. Di Indonesia, tanaman ini dianggap sebagai tanaman mistis yang bisa mengusir setan. Di balik semua itu, daun kelor bisa dikonsumsi dengan cara diminum rutin.

Tanaman bernama latin Moringa Oleifera ini, telah digunakan antargenerasi di negara-negara Timur untuk mengobati dan mencegah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, anemia, radang sendi, penyakit hati, dan gangguan pernapasan, kulit, dan pencernaan. Kelor bisa digunakan sebagai suplemen bubuk daun alami, direbus, atau diminum langsung.

Jika dibuat dalam bentuk bubuk, daun kelor dapar dibuat teh. Dilansir dari Mind Body Green, Sabtu (18/5/2019), daun kelor bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagau penyakit. Kandungan daun kelor cukup berkhasiat, karena kaya akan  nutrisi.

Kelor merupakan sumber yang kaya akan vitamin, mineral, dan asam amino. Kelor mengandung vitamin A, C, dan E, kalsium, kalium, dan protein.  Dalam sekitar 20 gram daun kelor yang telah dipotong-potong, terkandung nutrisi sebagai berikut:

  1. Protein: 2 gram
  2. Vitamin B6: 19% dari rekomendasi konsumsi harian
  3. Vitamin C: 12% dari rekomendasi konsumsi harian
  4. Zat besi: 11% dari rekomendasi konsumsi harian
  5. Riboflavin (vitamin B2): 11% dari rekomendasi konsumsi harian
  6. Vitamin A: 9% dari rekomendasi konsumsi harian
  7. Magnesium: 8% dari rekomendasi konsumsi harian
Bubuk Daun Kelor ( Moringa Oleifera )

Kandungan daun kelor diyakini mampu mengatasi masalah kesehatan di bawah ini :

Melawan Radikal Bebas

Antioksidan melawan radikal bebas, molekul yang menyebabkan stres oksidatif, kerusakan sel, dan peradangan. Kelor mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, polifenol, dan asam askorbat dalam daun, bunga, dan biji.

Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak daun kelor memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi. Sehingga mencegah kerusakan dan degradasi yang disebabkan oleh radikal bebas dalam sel-sel organ yang berbeda dalam tubuh.

Anti Radang

Peradangan dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, masalah pernapasan, penyakit kardiovaskular, radang sendi, dan obesitas. Kelor mengurangi peradangan dengan menekan enzim peradangan dan protein dalam tubuh.

Baik Untuk Diabetisi

Serbuk daun kelor telah efektif dalam mengurangi kadar lipid dan glukosa dan mengatur stres oksidatif pada pasien diabetes. Artinya bisa menurunkan gula darah dan kolesterol.

Lindungi Sistem Kardiovaskular

Serbuk daun kelor memiliki manfaat untuk jantung yang sehat, terutama dalam kontrol lipid darah, pencegahan pembentukan plak di arteri, dan penurunan kadar kolesterol.

Dukung Kesehatan Otak

Kelor mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif dengan aktivitas antioksidan dan neuro-enhancer. Ini juga telah diuji sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer dengan hasil yang baik.

Melindungi Hati

Kelor mengandung polifenol konsentrasi tinggi dalam daun dan bunganya yang melindungi hati terhadap oksidasi, toksisitas, dan kerusakan.

Anti Mikroba

Kelor memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur yang melawan infeksi. Sudah efektif terhadap jenis jamur yang menyebabkan infeksi pada kulit dan strain bakteri penyebab infeksi saluran kemih dan masalah pencernaan. (BB)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire