Kalah Pamor, Tapi Gizi Ikan Kembung Tiga Kali Lipat dari Salmon

Ikan Kembung atau Lema (bahasa Maluku)

BERITABETA.COM – Jangan salah kira, bila nantinya tersaji menu ikan kembung bumbu kuning dan sushi salmon, pilihlah ikan kembung untuk disantap. Sebab, ikan yang oleh masayarakat Maluku disebut ikan lema ini memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi.

Ikan kembung punya gizi lebih tinggi dibanding ikan salmon. Kandungan protein, omega-3, vitamin B12, vitamin D, fosfor, vitamin B2 (Riboflavin), vitamin B6, iodine, selenium lebih tinggi.

Omega 3 dapat membantu perkembangan otak dan mata pada bayi. Ini juga membantu pertumbuhan otak normal dan perkembangan mata saat janin masih berada di dalam rahim. Jantung bayi akan sehat dan menjaga tekanan darah tetap normal.

Ikan kembung juga sumber gizi yang sangat baik. Vitamin D yang terkandung membantu penyerapan kalsium yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi yang sehat.

Ikan salmon sangat spesial karena kandungan omega 3-nya. Itu juga yang selalu digembar-gemborkan sebagai keunggulan ikan yang sebagian besar diimpor dari AS ini.

Omega 3 adalah asam lemak tidak jenuh ganda yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tidak ada makanan lain yang kandungan omega 3-nya paling baik selain dari ikan.

Manfaat utama dari omega 3 adalah memperbaiki kadar lemak dalam tubuh sehingga terhindar dari penyakit jantung koroner. Padahal, jika bicara tentang kandungan omega-3, ikan lokal Indonesia, yakni ikan kembung, kandungannya jauh lebih banyak.

Dikuti dari serambinews.com, menurut Dr. Ir. Diah M Utari, M.Kes, ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), ikan kembung mengandung 2,6 g omega 3 sedangkan salmon hanya 1,4 g.

Salmon sedikit lebih unggul karena pada dagingnya yang berwarna kemerahan itu terdapat pigmen karotenoid astaxanthin. Pigmen tersebut memiliki fungsi antioksidan paling tinggi yang bisa meningkatkan kesehatan fisik.

Warna merah pada daging salmon juga mengandung vitamin A yang lebih tinggi dibanding ikan-ikan lainnya.

Meski begitu, untuk urusan lemak tak jenuh rantai ganda (PUFA/Omega 9) dan lemak tidak jenuh tunggal (MUFA/Omega 6), ikan kembung lebih baik.

Kandungannya di ikan kembung lebih tinggi. Kedua lemak tersebut digolongkan pada lemak baik karena sifatnya yang menyehatkan. MUFA dan PUFA bermanfaat bagi kesehatan jantung dan menurunkan komplikasi penyakit tersebut seperti stroke, aritmia dan serangan jantung.

MUFA juga memainkan peran penting dalam mencegah dan mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes.

Ikan kembung juga kaya akan berbagai vitamin. Di antaranya vitamin A dan vitamin D. Adanya vitamin D membantu meningkatkan absorsi kalsium sehingga dapat membantu pemeliharaan tulang di dalam tubuh.

Kalah Pamor

Harus diakui, citra ikan salmon jauh di atas ikan kembung. Tengok saja, di pasaran, harga salmon/ kg bisa mencapai Rp250.000. Bandingkan dengan ikan kembung yang per kg-nya hanya di kisaran Rp30.000.

Citra kandungan gizi ikan salmon yang jauh di atas ikan-ikan lain, terutama ikan lokal, memang terlanjur menancap kuat di benak masyarakat Indonesia. Padahal, jika ada ikan lokal yang kandungan gizinya tidak kalah bagus ketimbang salmon dan harganya jauh lebih murah, kenapa tidak dipertimbangkan?

Itu juga yang akhirnya dilakukan oleh Diah, sebagai sosok ibu di keluarganya. Dia jarang memasak salmon karena mahal. Belum lagi ikan impor ini hanya bisa didapat di supermarket-supermarket tertentu saja. (BB-DIO)

loading...

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire