Mau Sehat? Ayo Makan Sagu, Ini Khasiat dan Manfaatnya

Papeda salah makanan favorit olahan dari sagu

BERITABETA.COM –  Masyarakat Maluku dan Papua hingga saat ini masih menggunakan sagu sebagai makanan pokok dalam menu sehari-harinya. Meski jumlahnya terus menurun, namun kebiasaan makan sagu tetap dilakukan.

Sagu sebagai salah satu makanan pokok masyarakat di Indonesia, memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh.  Kandungan nutrisi terbanyak di dalam sagu adalah karbohidrat murni.

Karbohidrat ini masuk dalam kategori makronutrien yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak untuk bahan energi dan fungsi otak. Sebagai tolak ukur, dalam 100 gram sagu terdapat:

  • 86 gram karbohidrat
  • 1 gram serat
  • 0,5 gram protein
  • 350 kalori
  • 3 miligram sodium
  • 5 miligram potasium
  • 0,2 gram lemak total
  • 0,1 gram lemak jenuh

Sagu memang tidak mengandung banyak vitamin dan mineral, namun meski sedikit sagu masih memiliki beberapa kandungan vitamin dan mineral. Walaupun tergolong bukan makanan yang rendah kalori dan sumber protein serta serat yang baik, namun kandungan sagu mengandung lemak jenuh yang sangat sedikit.

Nah, hal ini membuktikan jika secara keseluruhan nutrisi dalam sagu masih golongkan relatif lengkap walaupun jumlahnya tidak banyak. Terlepas dari manfaatnya sebagai pangan lokal, ternyata sagu banyak menyimpan khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Apa saja yang khasiat dan manfaatnya? Berikut simak dibawah ini :

Menurunkan Tekanan Darah

Di dalam sagu terdapat sedikit kandungan kalium yang bisa membantu mengatasi masalah tekanan darah. Kalium berfungsi meredakan ketegangan di pembuluh darah, sehingga menurunkan ketegangan pada sistem kardiovaskular.

Meningkatkan Performa Olahraga

Kandungan karbohidrat pada sagu berfungsi sebagai sumber energi yang baik dikonsumsi usai berolahraga. Bahkan, sagu diklaim dapat meningkatkan performa olahraga seseorang.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal PubMed melakukan eksperimen terhadap delapan atlit sepeda. Hasilnya, para responden yang menyantap bubur sagu setelah berolahraga selama 15 menit mengalami peningkatan performa sebesar empat persen pada sesi berikutnya.

Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian lain yang menunjukkan konsumsi karbohidrat sebelum atau selama berolahraga dapat memperpanjang ketahanan tubuh. Sedangkan, mengkonsumsi karbohidrat setelah berolahraga dapat membuat otot tubuh lebih cepat pulih.

Melancarkan Sirkulasi Darah

Salah satu kandungan mineral yang ada dalam sagu adalah zat besi. Komponen ini berperan dalam meningkatkan produksi sel darah merah.

Peningkatan tersebut dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh, yang bisa mempercepat penyembuhan dan perbaikan. Aliran darah yang lancar juga dapat memberikan dorongan energi bagi tubuh.

Menambah Berat Badan

Selain tinggi karbohidrat, sagu juga mengandung kalori yang tinggi. Oleh sebab itu, bahan pangan lokal ini sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang ingin menambah berat badan atau terkena malnutrisi. Setidaknya, terdapat sekitar 350 kalori dalam setiap 100 gram sajian sagu.

Mendinginkan Suhu Tubuh

Menurut buku The New Oxford Book of Food Plants, ilmu pengobatan tradisional India menggunakan kombinasi sagu dan nasi untuk mendinginkan suhu tubuh. Maka itu, sagu dapat berfungsi sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit yang disebabkan karena paparan panas yang terlalu banyak. Misalnya, produksi empedu berlebih.

Memperlancar Sistem Pencernaan

Sagu juga membantu dalam perbaikan keseluruhan sistem pencernaan. Sejak dulu, sagu digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit pencernaan seperti kembung, sembelit, asam lambung, maag, dan gangguan pencernaan lainnya.

Sagu meningkatkan produksi enzim pencernaan dan pergerakan usus secara keseluruhan dengan melindungi usus agar tidak kering. Itu sebabnya, biasanya sagu diresepkan untuk pasien penyakit gastroenteritis atau muntaber, karena mampu memberikan efek menenangkan dan mendinginkan perut dari rasa sakit.

Meningkatkan Kesehatan Tulang

Sagu mengandung kalsium, zat besi dan mineral lainnya yang membantu dalam perbaikan tulang dan persendian. Selain itu, sagu meningkatkan produksi glukosamin, yang mempengaruhi kepadatan tulang, fleksibilitas dan gerakan sendi. Kadar glukosamin yang meningkat ini akan meningkatkan produksi cairan sinovial yang ditemukan dalam jumlah kecil antara selubung sendi dan selubung tendon sehingga berfungsi untuk fleksibilitas gerakan persendian.

Masker Wajah Alami

Di Indonesia, manfaat sagu untuk kecantikan sudah tidak bisa diragukan lagi. Banyak produk kecantikan sejak dulu menjadikan sagu sebagai bedak dan masker wajah. Nyatanya sagu memang bisa bekerja sebagai exfoliator kulit yang sangat bagus.

Anda bisa membuat masker wajah menggunakan tepung sagu atau sagu yang berbentuk mutiara yang dicampur dengan beberapa tetes susu untuk membuat pasta kental. Selain sebagai exfoliator alami, sagu juga bisa membantu mempercepat penyembuhan bekas luka dan menghaluskan kulit.  (BB-DIO)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire