Lulus Jadi Anggota TNI, Putra Papua ini Bikin Danrem Terkejut

Dwi Cahyono Putra Asli Papua. ©2020 Merdeka.com/Instagram @tni_angkatan_darat
Dwi Cahyono Putra Asli Papua. ©2020 Merdeka.com/Instagram @tni_angkatan_darat

BERITABETA.COM – Lolos sebagai prajurit TNI tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pemuda/pemudi di Tanah Air. Namun, tidak semua orang punya kesempatan yang sama untuk menjadi prajurit TNI, kesan tegas dan disiplin begitu melekat pada prajurit TNI, tentunya menjadi icaran semua orang.

Inilah yang dirasakan seorang pemuda asal Papua. Ia lolos sebagai prajurit, namun keberadaannya membuat salah satu petinggi TNI menjadi terkejut. Apa sebabnya?

Beberapa waktu lalu, rekrutmen prajurit Tamtama PK TNI AD Gelombang I tahun 2020 telah digelar. Saat sidang Parade Pantukhir Calon Tamtama Prajurit Karier, ada satu nama putra asal Papua yang membuat Danrem Kolonel Inf Bangun Nawoko terkesan dan terkejut.

Dwi Cahyono adalah pemuda dari suku Auyu Kabupaten Mappi, Papua. Tak hanya memiliki nama Jawa. Dwi Cahyono juga dapat berbahasa Jawa dengan lancar.

Saat sidang Parade Pantukhir Calon Tamtama Prajurit Karier digelar, Danrem Kolonel Inf Bangun Nawoko terkesan dan terkejut dengan nama Dwi Cahyono.

“Lho namanya orang Jawa. Kenapa bisa namanya orang Jawa?” tanya Danrem.

“Siap bapak mama angkat orang Jawa,” jawab Dwi Cahyono.

Menurut informasi dari @tni_angkatan_darat, Dwi Cahyono diasuh oleh pasangan Mardi Santoso dan Parinten. Pasangan ini telah mengasuh Dwi Cahyono sejak usia tiga hari hingga saat ini lulus seleksi calon prajurit TNI AD.

Ibu kandung Dwi Cahyono telah meninggal sejak ia lahir, dan kini ia tinggal bersama kedua orang tua angkat nya.

“Dan pada saat itu saya lahir, ibu kandung saya meninggal,” kata Dwi Cahyono.

“Saya diambil dengan pasangan suami istri orang Jawa yang mengasuh saya, pada saat saya masih berusia tiga hari,” imbuhnya.

Perjuangan Dwi Cahyono hingga dapat lolos seleksi patut lah diapresiasi. Sebelumnya, ia sempat gagal pada penerimaan Tamtama PK Gelombang 2 sumber pedalaman tahun 2019 dikarenakan terbatasnya alokasi penerimaan.

BACA JUGA:  Masjid Nabawi dan Masjidil Haram Akan Dibuka Kembali

Meski demikian, ia tak menyerah. Dwi Cahyono kemudian ikut seleksi tahun 2020 dan dinyatakan lolos sebagai calon prajurit TNI AD.

Orang Tua Angkat Dwi Cahyono

Ibu angkat Dwi Cahyono, Parinten pun mengungkapkan rasa bahagia dan bangga pada putranya tersebut. Ia mengatakan bahwa putranya itu telah bercita-cita menjadi TNI sejak masih kecil.

“Ini cita-citanya itu dari kecil, cita-citanya itu ingin jadi tentara, sekarang sudah diterima, kita ikut senang, ikut bangga sama anakku,” kata Parinten.

Para netizen yang melihat unggahan tersebut kemudian memberikan beragam komentarnya. Seperti komentar-komentar berikut ini.

“Keren! Salut untuk kedua orang tua angkat nya Dwi Cahyono,” tulis @trc.stanley.

“Selamat Dwi, tetap semangat. Jaga kebanggaan orang tuamu. Sekali lagi bukti “Bhinneka Tunggal Ika” yang negara kita miliki,” tulis @rizkyadityaparaduta03.

“Selamat dan sukses adik semoga menjadi prajurit yg berprestasi,” tulis @ktt.hartanto (BB-DIP)

Sumber: merdeka.com

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire