Masjid Nabawi dan Masjidil Haram Akan Dibuka Kembali

Jamaah menunaikan sholat Tarawih di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, di tengah merebaknya wabah COVID-19. (Foto: Reuters)
Jamaah menunaikan sholat Tarawih di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, di tengah merebaknya wabah COVID-19. (Foto: Reuters)

BERITABETA.COM –  Setelah ditutup dalam beberapa waktu, Arab Saudi kini merencanakan untuk membuka kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bagi umat muslim di seluruh dunia. Kedua masjid, yang menjadi tempat paling suci bagi umat Islam ini sebelumnya  ditutup dan tetap menggelar salat Tarawih tetapi tanpa jamaah sebagai tindakan pencegahan dan untuk meningkatkan operasi desinfeksi.

Kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, Syekh Abdul Rahman Al-Sudais mengatakan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram akan kembali dibuka dalam waktu dekat.

“Hari-hari (akan datang) ketika kesedihan telah sirna bagi umat Islam dan kami akan kembali membuka Dua Masjid Suci untuk tawaf, sa’i, salat di Al Rawdah Sharif, dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW,” tulis Syekh Al-Sudais dalam unggahan di media sosial.

“Segala sesuatu akan kembali normal, Insha Allah sebagaimana adanya, karena negara ingin menciptakan lingkungan yang sehat,” ujarnya.

Ia mengimbau umat muslim untuk tidak terburu-buru meminta Masjid Nabawi dan Masjidil Haram dibuka kembali di tengah upaya mencegah penyebaran virus corona di Arab Saudi.

Petugas menggunakan masker saat membersihkan lantai Masjidil Haram setelah mewabahnya virus corona di Mekah, Arab Saudi, 3 Maret 2020. Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, sempat ditutup untuk dilakukan sterilisasi guna mencegah penyebaran virus corona. REUTERS/Ganoo Essa

Hal senada juga disampaikan Kementerian Haji dan Umrah yang menyatakan jika pemerintah berkomitmen untuk mematuhi prosedur sebelum menerima kembali kunjungan umat muslim ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

“Insha Allah di bawah kepemimpinan pemerintah kita yang bijaksana, dan sejalan dengan komitmen kita untuk mematuhi prosedur dan instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas, Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah akan dibukan kembali. Perasaan rindu umat Muslim juga kami rasakan dan kami mendapat dukungan dari banyak pihak,” tulis pihak kementerian lewat akun Twitter resminya.

BACA JUGA:  Kasus Corona di Dunia Tembus 2 Juta, Amerika Tertinggi

Mengutip Saudi Gazette, jelang dibukanya kembali dua masjid suci, pemasangan kamera termal yang bisa mendeteksi suhu tubuh jamaah mulai dipasang. Kamera termal ditempatkan di pintu masuk halaman Masjidil Haram.

Sheikh Al-Sudais mengatakan kamera termal ini bisa secara akurat memindai suhu tubuh hingga 25 orang secara bersamaan.

“Hari ini, alhamdulillah kami telah memasang kamera termal yang akan memindai suhu jamaah saat memasuki pintu masjid. Jika seseorang dicurigai memiliki suhu tubuh tinggi akan ditampilkan di layar,” ujarnya.

Perangkat serupa rencananya juga akan dipasang di Masjid Nabawi di awal Juni nanti.

Larangan umat muslim mengunjungi Masjid Nabawi dan Masjidil Haram dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi sejak akhir Februari lalu yang ditandai dengan dihentikannya layanan umrah..

Menyusul dihentikannya layanan umroh sepanjang 2020, dua masjid suci tersebut kemudian ditutup sementara pada 6 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona. Memasuki bulan Ramadan, pihak kerjaan Arab Saudi memperbolehkan salat tarawih di dua masjid suci.

Data statistik yang dirilis Worldometers mencatat Arab Saudi memiliki 21.402 kasus virus corona dengan angka kematian sebanyak 157 korban jiwa dan pasien sembuh mencapai 2.953 (BB-DIP)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire