10 OPD Pemkot Ambon Dapat Penghargaan dari Ombudsman

Ilustrasi penerimaan penghargaan

BERITABETA, Ambon– 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dinilai memiliki kinerja dan pelayanan public yang baik, sehingga oleh Ombusman Republik Indonesia Perwakilan Maluku, memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai.

Sepuluh OPD yang menerima penghargaan yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SDN 1 Latihan SPG, SMPN 9 Ambon, Kelurahan Uritetu,Kelurahan Rijali, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Perencanaan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Ambon.

Penghargaan ini diserahkan Asisten III Sekkot Ambon, Romeo Soplanit, Kamis (29/11/2018)

Kepala Bagian Organisasi dan manajemen (Orgamen) Kota Ambon, Edy Tasso mengatakan, penghargaan diberikan untuk dua kategori yakni penghargaan kinerja pelayanan publik, dan inovasi berdasarkan hasil kompetisi pelayanan publik di lingkup Pemkot Ambon.

Penghargaan kategori inovasi diberikan untuk merangsang serta menumbuh kembangkan perangkat daerah untuk berinovasi.

“Sasaran kita yang diterima bukan hanya perangkat daerah tetapi termasuk sekolah, puskesmas, dan hasilnya terdapat dua sekolah yang masuk dalam nominator lima besar penerima penghargaan,” ujarnya.

Dikatakannya, target secara nasional kota Ambon masuk dalam Top 40 secara nasional yang diselenggarakan Kementerian PAN-RB.

“Jika kita bisa masuk dalam TOP 40 maka akan menerima dana insentif daerah, karena salah satu indikatornya harus masuk Top 40,” kata Edy.

Sedangkan untuk kinerja penyelengaraan pelayanan publik, menggunakan standar pelayanan Ombusman, sehingga ombusman menjadi tolak ukur untuk mendampingi tim penilai.

Dibandingkan tahun sebelumnya, secara administrasi pelayanan publik di Pemkot Ambon cukup baik. Seperti SOP tersedia, maklumat atau janji penyelenggaran, serta indeks kepuasan.

“Setelah tahapan administrasi kita akan masuk pada penilaian non administrasi untuk penilaian etika pelayanan publik. Kita akan menguji, apakah standar pelayan sudah selesai atau belum, serta sudah memberikan kepuasan kepada pengguna layanan atau belum,” tandasnya.

BACA JUGA:  Walikota Ambon : 4 ASN Pemktot Ambon Terpapar Covid-19

Ditambahkannya, penghargaan yang diterima merupakan bentuk apresiasi Pemkot kepada para pemenang, agar bukan hanya pemenang yang termotivasi (BB-ZALI)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire