Positif Covid -19, Perawat RS Sumber Hidup Meninggal Dunia

Iring-iringan kendaraan jenazah MYM (perawat di RS Sumber Hidup) saat melewati RS Sumber Hidup. Tampak sejumlah rekan MYM memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sebelum menuju TPU Hunuth, Senin (21/9/2020) (FOTO: BERITABETA.COM)

BERITABETA.COM, Ambon – Salah satu tenaga perawat di Rumah Sakit (RS)  Sumber Hidup berinisial MYM menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr. Haulussy Ambon, pukul 01.25 WIT, Senin (21/9/2020).

MYM terkonfirmasi positif Covid-19 setelah  dilakukan swab test, saat dirawat karena penyakit bawaan berupa paru dan sesak napas.

Informasi yang dihimpun beritabeta.com menyebutkan,  pada Minggu, 16 Agustus 2020, sekira pukul 13.40 WIT,  pasien masuk di IGD RSUD dr. Haulussy Kota Ambon dengan keluhan penyakit bronkopneumonia (paru), meningitis bacterialis dan sesak napas.

Setelah dilakukan pemeriksaan dengan rapid test, hasil pasien  dinyatakan  reaktif. Kemudian dilanjutkan  dengan swab test juga menunjukan hasil positif. Pasien kemudian dipindahkan ke ruang isolasi penanganan pasien Covid-19.

Pada pukul 01.25 WIT, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter RSUD dr. Haulussy Ambon dengan diagnosa Covid-19, bronkopneumonia (paru), meningitis bacterialis dan gagal pernapasan.

Pihak RSUD dr.Haulussy  Ambon kemudian memberitahukan kepada keluarga pada pukul 05.00 WIT, bahwa MYM merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yang dibuktikan dengan hasil swab test positif,  pihak keluarga pun menerima dan tidak melakukan penolakan.

Jenazah MYM kemudian dipindahkan sekitar pukul 05.30 WIT, ke kamar mayat untuk dilakukan pemulasaran jenazah dan akan dilakukan pemakaman sesuai standar operasi prosedur (SOP) Covid 19.

Jenazah diantar pukul 09.16 WIT menggunakan mobil ambulance milik RSUD dr Haulussy dengan pengawalan dari personil Sabhara Polresta Pulau Ambon dan P.P Lease menuju tempat pemakaman covid-19 di Desa Hunuth Kecamatan teluk Ambon.

Jenazah pasien tiba  sekitar pukul 09.47 WIT, dan langsung dilakukan pemakaman oleh Tim Gugus Tugas.

Dari data yang dihimpun menyebutkan, MYM tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota Ambon. Almarhumah memiliki penyakit bawaan yang sudah lama diderita yaitu penyakit paru dan sesak napas.

BACA JUGA:  Pemkot Ambon Jemput Bola Gelar Perekaman E-KTP di Sekolah

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengatakan,  proses pemulasaran jenazah “JMM” dilaksanakan di RSUD dr. M. Haulussy.  Sebelum meninggalkan RSUD dr. M. Haulussy, Pendeta dari RS Sumber Hidup memimpin doa pelepasan jenazah.

“Pada pukul 09.15 WIT, jenazah meninggalkan RSUD dr. M. Haulusy menuju TPU Hunuth, melewati depan RS Sumber Hidup. Tenaga Kesehatan dan Pegawai dari RS Sumber Hidup memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah ibu “JMM”.

Prosesi pemakaman dilaksanakan pada pukul 10.10 WIT dan disaksikan oleh pihak keluarga. Tim relawan yang bertugas adalah Tim PMI Provinsi Maluku,” jelas Kasrul.

Kasrul mengatakan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Kota Ambon melalui  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 turut berbelasungkawa atas meninggalnya  “JMM”.

“Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan YME, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan,” ungkap Kasrul (BB-YP)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire