Satgas Covid-19 Kota Ambon Bubarkan Warga yang Berolahraga

Koordinator bidang tempat dan fasilitas umum, Gustu COVID-19 Kota Ambon, Richard Luhukay.

BERITABETA.COM, Ambon –  Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon membubarkan sejumlah warga yang berolaraga sore dan para pedagang yang berjualan di lokasi Lapangan Merdeka, Kota Ambon.

Tindakan ini dilakukan sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, yang saat ini berada di zona orange penyebaran Covid-19.

Koordinator Fasilitas Umum, Richard Luhukay menegaskan,  pembubaran warga yang melakukan aktivitas olaraga itu didasarkan pada alasan waktu berolahraga dilakukan warga hingga menjelang malam.

“Waktu berolaraga yang tepat itu harusnya dimulai pada pukul 16.00-18.00 WIT. Jika olaraga itu dilakukan sampai malam, itu artinya  aktivitas warga sudah tidak bisa kendalikan,” katanya kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Jumat (20/11/2020).

Ia meminta, agar warga Kota Ambon dapat memahami tindakan yang dilakukan oleh tim Satgas Covid-19 ini. Pasalnya, upaya yang dilakukan tak lain untuk kebaikan bersama di tengah pandemic Covid-19 yang masih berlangsung ini.

“Saat ini belum ada yang membuka ruang untuk aktivitas yang sifatnya berkelompok. Tapi kalau sampai saat ini pemerintah masih memberikan kesempatan untuk berolahraga, warga harus menjaga protokol kesehatan,” tegasnya.

Menurut Richard Luhukay, dari pengematan pihaknya masih banyak ditemukan warga yang kadang  dalam melakukan  aktivitas berolahraga di tempat umum, tidak menggunakan masker atau tidak mematuhi protocol kesehatan.

“Jadi kami akan tetap melakukan penertiban, jika aktivitas itu sudah melewati pukul  18.00 WIT. Hal ini untuk menghindari kerumunan dalam setiap aktivitas warga kota,” tandasnya.

Terkiat kebijakan ini, Luhukay meminta agar masyarakat yang mau melakukan aktivitas  berolahraga di tempat umum harus membawa masker untuk dipakai setelah berolahraga.

“Kalau tidak mau bawa masker lebih baik olahraga saja di rumah. Ini tanggung jawab kita semua, baik pemerintah dan masyarakat,” urainya.

BACA JUGA:  Pencarian WNA Asal Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Ditutup

Ia menambahkan, pihaknya saat ini terus akan melakukan penertiban terkait aturan-aturan yang telah ditetapkan, agar Kota Ambon akan cepat masuk ke zona kuning.

“Mari kita berdoa bersama sama agar Covid-19 bisa teratasi. Dan bersama membantu pemerintah untuk mengikuti aturan protokol kesehatan. Ini semua untuk kebaikan bersama,” harap dia (BB-ES)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire