Belasan Janda Sukses Dibina Anggota Polisi Beternak Ayam di Masa Pandemi

Bripka Alex Maressy bersama salah satu rekannya saat memberikan pembinaan kepada salah satu anggota Kelompok Terjalin Polmas sebagai kelompok usaha ekonomi produktif di di Desa Waeperang, Kecamatan Liliyali, Kabupaten Buru

BERITABETA.COM, Namlea – Anggota Polres Pulau Buru, Bripka Alex Maressy, melakukan terobosan dengan mengajak sebanyak 11 janda lanjut usia di Desa Waeperang, Kecamatan Liliyali, Kabupaten Buru  beternak ayam kampung.

Kegiatan ini dilakukan sebagai solusi mengatasi masalah ekonomi di tengah pandemic Covid-19 yang masih berlangsung. Selain beternak ayam, Alex juga mengajak belasan ibu rumah tangga itu untuk bercocok tanam sayuran.

Ditemui beritabeta.com di Namlea, Kamis (26/11/2020), Bripka Alex Maressy mengisahkan, sejak menjadi anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di Desa Waeperang sejak tahun 2018, dirinya  sudah punya obsesi untuk membantu para janda yang  lanjut usia dengan mengajak mereka melakukan usaha ekonomi produktif.

“Keinginan ini baru dapat saya wujudkan di tahun 2020 ini. Kebetulan  saat ini Kabupaten Buru turut terdampak pandemik Covid 19, sehingga kegiatan ini bisa kami jalankan untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.

Alex mengaku, tergerak hatinya untuk membantu para janda lanjut usia ini,  karena sehari-hari menyaksikan mereka harus membanting tulang menghidupi keluarga dengan mencari biaya sekolah anak dengan cara memetik daun kayu putih di pegunungan.

“Pekerjaan mereka sangat berat,  menurut daun kayu putih di pegunungan tinggi di tengah terik matahari dan terkadang juga hujan lebat untuk menghidupi keluarganya,”ucap Alex.

Tidak tega menyaksikan para ibu lanjut usia ini menjalankan aktivitasnya di pegunungan tinggi,  pada Februari lalu Alex mengumpulkan 11  janda lanjut usia dan mengajak mereka menekuni pekerjaan yang lebih ringan,  namun tetap menghasilkan uang selama masa pandemik Covid-19 ini  guna menghidupi keluarga.

Ajakan Alex itu, ibarat ‘gayung bersambut’. Alex dan para janda ini membentuk kelompok peternak  yang diberi nama “Kelompok Terjalin Polmas,” kelompok ternak janda lansia polisi dan masyarakat.

Anggota Kelompok Terjalin Polmas sebagai kelompok usaha ekonomi produktif di di Desa Waeperang, Kecamatan Liliyali, Kabupaten Buru

Alex menambahkan, setelah Kelompok Terjalin Polmas terbentuk, usaha ekonomi produktif ini tidak mendapat bantuan dari pihak manapun.  Karena pandemik Covid 19, usaha yang seharusnya dapat ditalangi lewat  Dana Desa juga instansi Dinas Pertanian,  tidak berjalan.

BACA JUGA:  Masuk Pasar Startup, Gula Merah Saparua Makin Bergengsi

Untuk memulai usaha ini,  Bripka Alex Maressy dengan izin istrinya merelakan sebagian pendapatannya untuk membantu Kelompok Terjalin Polmas. Memulai dengan 20 ekor ayam kampung. Kini usaha itu mulai menjanjikan dengan terus bertambahnya jumlah ayam.

“Ayam betina ada yang bertelur langsung eram dan bertambah anak ayam.  Ada juga telur yang tidak dierami dan langsung kami jual, “cerita Ketua Kelompok Terjalin Polmas,  Ibu Salma Pohi.

Kepada Kasat Bimas Polres Pulau Buru,  Ipda Muhammad Yusuf,  Ketua Kelompok Tajalin Polmas,  Ibu Salma Pohi menceritakan,  semua modal usaha ternak ini bersumber dari kantong Bripka Alex Maressy. Mulai dari bibit ayam, pembuatan kandang dll,   semua dibantu Alex Maressy.

Bahkan sebulan terakhir ini,  ke 11 janda lanjut usia ini juga dimotivasi Bripka Alex agar ikut selingan menanam sayuran tengah usaha pokok beternak ayam.

“Katong turut tanam sayur sawi,”jelas Ibu Salma Pohi.

Anggota kelompok, Apia Tinggapy mengaku senang bergabung bersama rekan-rekannya yang sudah lanjut usia dengan usaha beternak ayam dan menanam sayuran.

“Dolo katong kerja barat urut daun kayu putih di pegunungan.  Katong su tua,  tenaga su seng sama dolo lai .Karena itu saat diajak pak Alex beternak ayam,  katong sangat suka, “ucap Ibu Apia Tinggapy dengan mata berbinar-binar.

Apia Tinggapy mengaku,  selama masa pandemik ini mereka juga turut terdampak dalam berusaha menafkahi keluarga,  akibat sulit bergerak bebas di luar rumah karena ada pembatasan-pembatasan. Namun dengan adanya usaha baru yang mereka tekuni,  kini telah membuahkan hasil yang baik.

Ke depan, lanjutnya, kelompoknya berharap dapat terus menambah jumlah ternak dan juga kandang.

“Katong baru merintis membuka kandang di jalan 30 x 50 meter. Beta optimis usaha ini akan terus berkembang,  karena memelihara ayam kampung itu tidak sulit, “tutur Ibu Apia Tinggapy.

BACA JUGA:  Mercy Barends : Program BBM Satu Harga Ibarat Makan “Buah Simalakama”

Menyaksikan keberhasilan yang dirintis Bripka Alex dan para janda lanjut usia di dengan kegiatan ekonomi produktif beternak ayam kampung ini,  Kades Waeperang,  Asnawi Ang berjanji di tahun 2021 nanti,  pemerintah desa setempat akan memperbanyak usaha ekonomi produktif dan membiayai kegiatan itu dari Dana Desa.

“Khusus untuk ibu ibu lanjut usia yang punya usaha produktif seperti ini akan kami bantu di tahun 2021 nanti, “janji Asnawy Ang (BB-DUL)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire