Kepala OJK RI Resmikan Bank Wakaf Mikro Pertama di Maluku

Kepala OJK RI Resmikan Bank Wakaf Mikro Pertama di  Maluku
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Wimbo Santoso saat meresmikan Bank Wakaf Mikro LKMS BWM Al Anshor Peduli, di Ambon, Kamis (9/5/2019)

BERITABETA.COM, Ambon – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Wimbo Santoso meresmikan Bank Wakaf Mikro LKMS BWM Al Anshor Peduli. Peresmian Bank Wakaf Mikro pertama di Provinsi Maluku ini digagas bersama antara OJK dan Astra Korporation Indonesia.

“Tujuan berdirinya lembaga perbankan ini untuk membantu masyarakat melalui pinjaman usaha kecil tanpa bunga dan melakukan pebinaan untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat di Maluku,” kata Kepala OJK RI, Wimbo Santoso di Ambon, Kamis (9/5/2019).

Menurutnya,  OJK didirikan sesuai UUD.  OJK hadir untuk menyempurnakan peran lembaga pendidikan ini.  Tidak semua masyarakat memahami tentang OJK dan kehadiran OJK disini untuk bersinergi bersama lembaga pendidikan dan para pengusaha berpartisipasi membina umat.

Bank Wakaf Mikro bertujuan membiana umat agar bisa meningkatkan kesejateraan. Bank Wakaf Mikro hadir dengan pelayanan tanpa bunga. Selian itu,  bank ini akan memberikan pembinaan yang bersinergi dengan pemerintah desa melalui Bundes tampil secara online.

Bank ini akan memberikan sentuhan pembinaan dalam konteks bisnis usaha dan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Secara nasional jumlah Bank Wakaf Mikro tercatat sebanyak 53 bank. Satu Bank Wakaf Maksimal menampung 3000 nasabah. Pihaknya menargetkan 1000 Bank yang akan didirikan di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Kota Ambon A.G Latuheru yang mewakili Walikota Ambon mengatakan,  kehadiran bank wakaf akan memberikan banyak manfaat khususnya pada peminjaman modal usaha  usaha, simpan pinjam, dan ijin usaha pengembangkan.

“Rame – rame mendaftar sebagai nasabah.  Bank ini akan menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Ambon,”katanya.

Sedangkan Pimpinan Pondok Pesantren  Al Anshor Ambon, Abu Imam Rimbora mengatakan pesantren yang didirikan saat Maluku dilanda konflik yang berada di kawasan Kebun Cengkih Kota Ambon, memilki sebanyak 500 anak binaan dan memiliki lima cabang pendidikan yang tersebar mulai dari Kabupaten Maluku Tenggah, Seram Bagian Timur, Namlea, dan Kota Ambon.

Dikatakan, kehadiran Bank Wakaf Mikro dapat memutus upaya dari pihak -pihak tertentu yang selama ini  mengambil keuntungan dari usaha untuk mengembangkan pendidikan di jalan yang diridohi oleh Allah.

“Dengan bunga yang tidak memberatkan Bank Waqaf Mikro akan menjadi solusi untuk meringankan kebutuhan masyarakat baik untuk memperoleh dana dan menjadi nasabah di Bank yang secara resmi hadir hari ink di Kota Ambon,”katanya.

Eksistensi Al Anshor di Maluku tidak terlepas dari dukungan dan Lembaga Pendidikan Al Anshor selama mendapat dukungan dari berbagai elemen. Di lembaga ini anak -anak Maluku dibina, anak yang pernah merasakan konflik  ditampung dan didik dengan tujuan untuk membangun rekonseliasi paska konflik.

“Selama ini pihak OJK, IAIN, Bank Indonesia, dan Kanwil  Kemenag Provonsi Maluku dan BI terus memberilan dukungan sehingga lembaga ini dari waktu terus mengalami kemajuan, ” ujarmya. (BB-ASA)

Close Menu