MD Tewas Dianiaya Pacar, Pelakunya Diamankan Polisi    

Ilustrasi

BERITABETA.COM, Ambon – MD seorang perempuan 33 tahun, meninggal dunia secara mengerikan. Polisi berhasil mengungkap kematiannya. Terungkap sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, korban dianiya pelaku yang dalam kondisi mabuk.  Saat dipaksa berhubungan intim dengan pelaku di salah satu penginapan, kawasan Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada 15 Juni 2020.

Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, berhasil mengungkap motif kasus ini, Senin (22/06/2020).

Pelakunya FW. Pria 38 tahun ini dikabarkan memiliki hubungan mesra dengan korban.

Diungkapkan, pelaku yang sudah mengkounsumsi minuman keras, datang menemui korban atau menjemput korban tepatnya di depan lorong Batu Gantung Ganemo Kecamatan Nusaniwe Ambon. Korban dibonceng dengan menggunakan sepeda motor.

Pelaku membahwa korban ke salah satu penginapan terdekat. Di sana, pelaku yang sudah mabuk, kemudian memaksa korban untuk berhubungan badan. Korban tidak mau.

“Korban dipaksa berhubungan badan. Korban tidak mau. Dipaksa hingga di maki-maki, lalu korban menuruti keinginan pelaku,” ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda M Titan kepada wartawan di Ambon, Senin sore, (22/06/2020).

Ia menjelaskan, sebelum meninggal korban sempat merasah perih di sekitar bahwa perut korban. Kejadiaan naas baru diketahui keluarga korban. Mereka marah dan baru melalui jalur hukum di Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease pada 19 Juli 2020 lalu.

“Jadi sebelum meninggal, korban sempat bercerita ke saksi (mungkin rekan korban), TAR, SL, MS dan AM seputar masalah perih di perutnya. Diduga akibat tindakan pelaku. Pihak Polresta sudah terima laporan,” jelas dia.

Setelah menerima laporan, lanjut Titan, pihak Sat Reskrim Polresta Pulau Ambon lalu bertindak. Pelaku diintai dengan melakukan tindakan Responsif terhadap kejadian tersebut dan berhasil mengamankan pelaki FW.

BACA JUGA:  Tete Os, Pencabul Balita di Buru Akhirnya Ditangkap

“Ditangkap tadi malam di Batu Gantung Kecamatan Nusaniwe. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik sekaligus ditahan. Ia disangkakan melanggar Pasal 351 ayat 3 dan atau 351 ayat 1, ancaman hukuman penjara 7 Tahu,” tandasnya (BB-DIO)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire