Dua Oknum Anggota Polres Pulau Buru Dipecat

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dua anggota Polres Pulau Buru dipimpin Kapolres Polres Pulau Buru AKBP Ricky Purnama Kertapati tanpa kehadiran kedua oknum polisi dimaksud pada, Rabu pagi (24/03/2020).

BERITABETA.COM, Namlea – Dua oknum anggota Polisi di Polres Pulau Buru, Briptu, Jonathan dan Briptu Fadli, diberhentikan tidak dengan hormat dari kedinasan di Polri.

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) itu dipimpin Kapolres Polres Pulau Buru AKBP Ricky Purnama Kertapati tanpa kehadiran kedua oknum polisi dimaksud dan berlangsung pada,  Rabu pagi (24/03/2020).

Jonathan yang posisi terakhirnya bertugas sebagai Bintara Polres Pulau Buru diberhentikan berdasarkan keputusan Kapolda Maluku Nomor : KEP / 26 / II / 2020 Tanggal 27 Februari 2020. Diberhentikan karena desersi.

Sedangkan oknum Fadli yang jabatan terakhirnya bertugas sebagai Bintara Polsek Kepala Madan diberhentikan berdasarkan keputusan Kapolda Maluku Nomor : KEP / 27 / II /2020 Tanggal 27 Februari 2020. Yang bersangkutan terlibat kasus asusila.

“Telah kita laksanakan dan saksikan bersama upacara pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas Polri Personel Polres Pulau Buru. Selaku Pimpinan Polres Pulau Buru, saya sangat menyangkan adanya sanksi pemberhentian tidak dengan hormat ini. Namun peraturan dan hukum yang berlaku yang kita jungjung tinggi yang bersalah mendapat hukuman,  dan yang berprestasi diberikan penghargaan,”ucap Kapolres di upacara PTDH itu.

Kepada seluruh personel Polres Pulau Buru dan seluruh personel yang ada di jajarannya, Kapolres menegaskan, semoga upacara PTDH ini tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang.

Untuk itu, kata Kapolres,  seluruh personel Polres Pulau Buru agar tingkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar selalu mendapatkan bimbingan dan petunjuk dalam setiap langkah dan tindakan kita.

“Tingkatkan pula kedisplinan pribadi dan kesatuan sebagai benteng untuk mencegah dan menjauhi diri dari perbuatan yang merugikan nama baik pribadi, keluarga dan kesatuan,” tandasnya.

Kapolres juga berharap, semua personil untuk dapat memelihara sikap, tingkah laku dan tutur kata setiap waktu. Hindari sikap-sikap seperti arogansi, induvidualisme dan apatis, sehingga semua menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA:  Polisi Amankan Pembacok Penambang Ilegal di Gunung Nona

“Tingkatkan juga pengawasan dan pengendalian terhadap anggota di dalam setiap pelaksanaan tugasnya dan tidak ragu-ragu untuk menindak tegas anggota yang melakukan tindakan pelanggaran hukum, serta memberikan penghargaan terhadap personel yang berprestasi,” pungkas Kapolres (BB-DUL)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire