Jasad Fanyu Lumisai, Korban yang Diterkam Buaya Belum Ditemukan

Jasad Fanyu Lumisai, Korban yang Diterkam Buaya Belum Ditemukan
Ilustrasi warga diterkam buaya

BERITABETA.COM, Ambon – Sudah memasuki hari kedua, pencarian korban Fanyu Lumisai (38), warga Negeri Wotay, Kecamatan TNS, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang diterkam dan diseret buaya di Kali Ruata, Negeri Makariki, Kecamatan Amahai, belum ditemukan.

Aparat kepolisian di Polsek TNS dan Amahai bersama warga terus melakukan pencarian, namun hasilnya nihil. Jasad dari kakak Thopilus Daniel Lumisai, itu belum juga terlihat.

Kapolsek Amahai Ipda Rido Masihin, SH kepada media ini, Minggu (9/6/2019) mengakui proses pencarian terhadap korban Fanyu Lumisai  belum membuahkan hasil.

“Memang kami dari  Polsek Amahai dan Polsek TNS bersama masyarakat Makariki sudah berupaya melakukan pencarian sampai berakhir pada malam dini hari (Minggu-red), namun jasad korban belum juga ditemukan,” kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan,  pada Minggu dini hari (9/6/2019) pihak  kepolisian dua dari sektor  kembali bersama masyarakat melakukan pencarian  korban.  Pencarian dilkakukan setelah Pemerintah Negeri Makariki dan tokoh adat melakukan ritual adat.

“Hari ini juga tim dari dua Polsek bersama masyarakat akan lakukan pencarian kembali, namun kami menunggu informasi dari masyarakat mengingat pihak pemerintah negeri dan tua-tua adat akan melaksanakan ritual adat dulu baru di mulai pencarian, “jelas Kapolsek Minggu pagi. 

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian naas ini terjadi ketika kaka beradik Fanyu Lumisai dan Thopilus Daniel Lumisai  hendak pulang melewati Kali Ruata setelah mencari ikan nasi, sekitar pukul 13.00 WIT, Sabtu (8/6/2019).

Tanpa sadar, Thopilus Daniel Lumisai merasa menginjak sesuatu saat menyebrang kali setinggi dada. Ternyata benda yang dipijak adalah buaya.  Dalam sekejap hewan reptile itu menyerang Thopilus dan menggigit bagian tangan. Thopilus berhasil  lolos dari serangan buaya, namun naas menimpa saudaranya  Fanyu.  Hewan buas dengan cepat memangsa Fanyu dan langsung menyertnya.

“Saat itu saya sedang memikul beban karung yang berisi ikan nasi hasil tangkapan. Pas menyeberang sungai posisi saya di depan korban. Tapi tanpa sadar saya menginjak sesuatu yang rasanya agak aneh, dan ternyata itu buaya, “ungkap Daniel.

Daniel mengisahkan, setelah terlepas dari terkaman buaya, dirinya mencoba menghindar. Dan saat menengok ke belakang ternyata buaya  sudah memangsa tubuh Fanyu dan menariknya ke air yang lebih dalam. (BB-DIAN)

Close Menu