Kominfo Maluku Tengah Sosialisasi Pelayanan Berbasis E-Government

Wakil Bupati Malteng Marlatu L. Leleury saat membuka kegiatan Sosialisasi E-Government yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malteng, Kamis (4/7/2019)

BERITABETA.COM, Masohi – Penyatuan pemahaman tentang pelayanan berbasis data informasi dan media komunikasi terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng).   

Dalam rangka menentukan kebijakan dan strategi pemerintah akan  penggunaan teknologi informasi (e-government) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malteng menggelar Sosialisasi Pengembangan Elektronik Government yang berlangsung di ruang pertemuan Hotel Lelemuku, Masohi, Kamis (4/7/19).

Kegiatan itu mengusung tema “Strategi Pengembangan Elektronik Government Dalam Mewujudkan Peran dan Fungsi Diskominfo Malteng”.

Dalam laporannya Ketua Panitia Pelaksanaan Sosialisasi Pengembangan e-government,  Rifendy Latul, S.Ap mengatakan, kegiatan yang digelar sesuai  dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan e-govemment kepada setiap Gubemur/Bupati/ Walikota.

“Ini dilakukan untuk mengambil langkah- langkah kongkrit yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya masing- masing guna terlaksananya pengembangan e-goverment secara Nasional.

Menurutnya, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pemerintahan lebih diarahkan kepada pemanfaatan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat umum.

Untuk itu, kata dia, Dinas Kominfo sebagai OPD terus berupaya  untuk merencanakan dan merumuskan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efesien. “Salah satu langkah kongkrit Kominfo adalah melaksanakan sosialisasi saat ini,” tandasnya.

Dengan harapan, tambahnya,  peran dan gungsi komunikasi dan informatika serta tata kelola persandian dan keamanan informasi dapat berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan dengan menghadirkan para narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

“Perlu kita pahami bahwa kebebasan untuk mengakses informasi dibatasi, untuk informasi yang dikecualikan, dimana informasi ini wajib kita lindungi agar selama masa retensinya informasi yang dikecualikan ini tetap terjaga kerahasiaan. keutuhan dan keasliannya,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ganti Rugi Lahan Bendungan Waeapo Hanya Rp.3,5 Milyar Lebih

Sementara  itu Wakil Bupati Malteng Marlatu L Leleury dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi E-Government mengatakan, yang berkepentingan menggunakan teknologi informasi terutama internet maka pemanfaatan e-government di lingkup Pemkab Malteng harus dapat memperbaIki  kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja para pegawai di seluruh OPD.

“Olehnya itu, perlu disadari bahwa dengan kemajuan teknologi informasi yang makin pesat saat ini, maka implementasi e-government merupakan suatu keniscayaan yang harus diketahui dan dipahami oleh para pegawai di Iingkup Pemda Malteng. Karena para pegawai yang pada Umumnya selaku pengguna (user) teknologi, “ungkap Leleury (BB-FA)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire