PLN Janji Maksimalkan Pelayanan Listrik di Kota Wahai

PLN  Janji Maksimalkan Pelayanan Listrik di Kota Wahai
Rapat koordinasi yang digelar PLN Cabang Masohi bersama Kapolsek Seram Utara, Deni Sandera yang didampingi dua anggota DPRD Malteng asal Kecamatan Seram Utara di Kantor PLN Cabang Masohi, Jumat (11/10/2019) (FOTO:BERITABETA.COM)

BERITABETA.COM, Masohi – PLN Cabang Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) memastikan akan memperjuangkan pelayanan listrik di Kota Wahai, Kecamatan Seram Utara.  

Kepastian ini diungkapkan pihak PLN dalam rapat koordinasi yang digelar bersama Kapolsek Seram Utara, Deni Sandera yang didampingi dua anggota DPRD Malteng asal Kecamatan Seram Utara yang digelar di Kantor PLN Cabang Masohi,Jumat (11/10/2019).

“Kami tidak setengah-setengah memaksimalkan pelayanan kepada publik untuk pemenuhan kebutuhan listrik. Dan berkaitan dengan masukan dan permohonan yang disampaikan, akan kami upayakan semaksimal mungkin agar harapan masyarakat di Desa Wahai dapat terpenuhi selama 24 jam” kata  Manager PLN Cabang Masohi, Adi Purwono dalam rapat koordinasi.

Untuk diketahui, Wahai sebagai kota Kecamatan Seram Utara selama ini hanya baru mendapatkan pelayanan listrik selama 12 jam. Keterbatasan ini membuat banyak fasilitas pelayanan publik di wilayah itu sering terhambat.

Atas kendala ini, kemudian memunculkan permintaan yang kemudian menjadi bahan masukan Kapolsek serta masyarakat Wahai untuk menyampaikannya kepada pihak PLN.

” Wahai merupakan salah satu kota kecamatan tertua di Kabupaten Maluku Tengah dengan fasilitas pelayanan publik yang mungkin sangat lengkap, sehingga  kita berharap pelayanan listrik harus pula ditingkatkan,” ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, keterbatasan pasokan listrik selama ini telah berimbas pada  aspek pelayanan publik yang tidak maksimal dilaksanakan. Contohnya, kata dia, pelayanan dalam pembuatan Surat Keterangkan Kepolisian, pelayanan E-KTP dan lain sebagainya.

“Untuk itu kami mencoba menginisiasi keluhan ini agar dapat menjadi perhatian PLN” tandasnya.

Selain Kapolsek,  anggota DPRD Malteng, Hasan Alkatiri juga turut menyampaikan hal yang sama dalam rapat tersebut. Hasan berharap pihak PLN dapat memperhatikan masukan dan permohonan yang disampaikan.

“listrik atau penerangan dan air ini adalah kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa dipisahkan. Ini dua sisi mata uang yang saling mengikat,”tandasnya.

Dijelaskan, selama ini keterbatasan pasokan listrik kepada masyarakat di Wahai, menjadi sebuah problem yang cukup mengganggu aktivitas warga.

“Kami berharap apa yang kami sampaikan ini mendapat perhatian dan ditindaklanjuti secepatnya,”pintanya.

Menjawab permintaan itu,  Manager PLN Cabang Masohi, Adi Purwono menambahkan secara teknis PLN Cabang Masohi memang memiliki kewenangan terbatas untuk memutuskan permohonan dan masukan saat ini. Namun, pihaknya akan berupaya untuk menjawab harapan masyarakat di Kecamatan Seram Utara itu.

“Kami memiliki keterbatasan dan  kewenangan untuk memastikan permintaan ini.  Akan tetapi harapan ini akan kami upayakan melalui usulan ke Kantor PLN Wilayah Maluku di Ambon,” akuinya.

Untuk itu, tambahnya, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak terutama Pemerintah Daerah dan pihak terkait lainnya.

“Intinya kami akan berupaya dan kami berharap dapat ditindaklanjuti nantinya,” tandasnya (BB-OS)

Close Menu