Tangkal Covid-19, Polsek Saparua Gencar Gelar  Operasi Yustisi

Operasi Yustisi
Pengendara kendaraan roda dua yang terjaring operasi yustisi yang di gelar Polsek Saparua, di Kota Saparua, Sabtu (14/11/2020)

BERITABETA.COM, Saparua – Polsek Saparua bersinergi dengan Koramil 1504/03 Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah terus menggelar pelaksanaan Operasi Yustisi dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan sekaligus melaksanakan penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Kapolsek Saparua AKP Roni Manawan,  mengatakan terkait dengan  pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan masyarakat diharapkan dapat sadar untuk mematuhi protocol kesehatan untuk mencegah perkembangan Covid-19.

Operasi Yustisi ini di laksanakan di wilayah hukum Polsek Saparua dengan sasaran kepada para pengguna jalan yang melintas, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat yang tidak menggunakan masker.

Ia mengakui, pelanggar yang terjaring saat digelar operasi ini sangat minim, karena saat polisi melakukan operasi  warga sudah lebih dulu tahu.

“Meraka sudah menggunakan masker ketika tahu ada polisi melakukan razia.  Jadi pasa ada petugas saja, tetapi saat tidak terpantau oleh pihak kepolisian mereka kurang sadar untuk menggunakan masker,” tandas Manawan kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (14/11/20).

Menurutnya, banyak warga yang tidak patuh menggunakan masker, tetapi memang kendalanya itu.

“Kami terus berupaya untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat agar dapat membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19 ini,”ungkapnya

Terkait sanksi yang diberikan kepada penaggar, kata Manawan, rata-rata berupa teguran, ada juga sanksi fisik berupa bakti sosial.

“Selama ini di Saparua kita belum pernah memberikan sanksi administrasi dan pajak. Untuk pelanggaran sendiri sifatnya relatif, dalam sekali operasi bisa ada sampai 10 pelanggar yang kita temui dan biasanya kita memberi sanksi bakti sosial atau juga push up,”terang Manawan.

Manawan terus menghimbau kepada masyarakat agar benar-benar sadar, karena Covid-19 bukan rekayasa, tapi benar-benar ada. Bukan juga proyek atau apapun yang diasumsikan sebagian masyarakat, karena sudah banyak korban ditimbulkan secara nyata.

BACA JUGA:  Tuasikal Abua Masuk Daftar 28 Bupati Berprestasi di Bidang Perkebunan

“Kita selalu menghimbau agar masyarakat dapat tetap sadar memakai masker, mencuci tangan, bahkan menjaga kebersihan di rumah masing-masing dan juga pola hidup sehat,”terangnya  (BB-YP)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire