Yayasan Indah Berbagi Sapi Qurban di Seram Bagian Barat

Hambra Samal didamping Ketua Yayasan Indah, Umar Atamimi, saat menyerahkan hewan kurban kepada perwakilan masing-masing desa dan dusun, di Dusun Kelapa Dua, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (30/7/2020).
Hambra Samal didamping Ketua Yayasan Indah, Umar Atamimi, saat menyerahkan hewan kurban kepada perwakilan masing-masing desa dan dusun, di Dusun Kelapa Dua, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (30/7/2020).

BERITABETA.COM, Piru  – Yayasan Insan Cerdas Sejahtera (Indah), menyalurkan bantuan hewan qurban, jenis sapi kepada sejumlah desa dan dusun, di Kabupaten Seram Bagian Barat. Sebagai titik awal, yayasan ini bergerak dari Kecamatan Kairatu Raya dan Amalatu.

Di wilayah-wilayah ini, bantuan hewan qurban diserahkan secara simbolik oleh Hambra Samal didamping Ketua Yayasan Indah, Umar Atamimi, kepada perwakilan masing-masing desa dan dusun, di Dusun Kelapa Dua, Kamis (30/7/2020).

Koordinator Yayasan Indah Maluku, Turaya Samal merincihkan, sebanyak 9 ekor hewan kurban didistribusikan kepada 9 desa dan dusun di Kecamatan Kairatu Raya dan Amalatu.

“Untuk Kairatu Raya dan Amalatu, kami distribusikan sebanyak 9 ekor sapi dan itu diperuntukkan kepada 9 desa/dusun,” katanya.

Di Amalatu, desa dan dusun yang mendapatkan hewan qurban yakni, Hualoy, Tomalehu, Latu, dan Wailei. Sementara Kairatu Raya, Pakerana, Kalapa Dua, Talaga Ratu, Kamal dan Kamal Pantai.

“Ini bukan kali pertama, kami dari pihak Yayasan Indah berbagi dengan masyarakat. Namun dilakukan setiap tahun, di Hari Raya Idul Qurban,” katanya.

Hambra Samal dalam arahan singkatnya menjelaskan, dalam Islam, qurban berarti kedekatan. Selain itu, sebagai ibadah yang akan mendekatkan seorang manusia dengan Allah dan manusia lainnya.

Qurban juga merupakan perintah Allah yang disampaikan melalui Nabi Ibrahim dan Ismail. Sehingga, selaku umat beragama, Yayasan Indah merasa perlu untuk berkoban kepada masyarakat.

“Selama kita punya kemampuan mari terus berkorban. Karena berkorban adalah cara kita dalam mempertegas dan mempererat tali silaturahim diatara sesama umat manusia. Saudara-saudara kita yang tidak mampu, masih membutuhkan keikhlasan dan pertolongan dari kita yang mampu,” ujarnya.

Menurut Wakil Direktur Utama Pelindo II ini, pesan berkurban harus selalu dijalankan. Artinya, manusia tidak hidup sendiri, tetapi saling membutuhkan dan memiliki ketergantungan.

BACA JUGA:  Komplotan Pencuri Hewan Kurban dan Sepeda Motor Dibekuk Polisi

“Mari merajut kebersamaan diantara sesama untuk menuju ridho Allah SWT,” ajak Hambra.

Selain berbagi hewan qorban di Kecamatan Kairatu Raya dan Amalatu, Yayasan Indah juga berbagi kepada masyarakat di Kecamatan Waisala, Huamual, Taniwel, Manipa dan Buano. Desa Waisala dan Pelita Jaya, menjadi terminal bagi Yayasan Indah. (BB-DDA)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire