Bupati Ramly Akui Husnie Hentihu Adalah Guru Politiknya

Bupati Ramly Akui Husnie Hentihu Adalah Guru Politiknya
Bupati Buru Ramli Umasugi dan sejumlah pejabat di Pemkab Buru foto bersama dengan mantan Bupati Buru dua periode Husnie Hentihu, usai paripurna HUT Kabupaten Buru ke-20, di Gedung DPRD Buru, Jumat (11/10/2019) (FOTO: BERITABETA.COM)

BERITABETA.COM, Namlea – Setelah lama jarang terlihat bersama dan bertegur sapa, Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi SPI MM, membuat kejutan dengan menyapa Drs H. Husnie Hentihu sebagai guru politiknya.

Sapaan  itu disampaikan Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi SPI MM saat pidato dalam sidang paripurna DPRD menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buru ke-20, bertempat di Gedung DPRD, Jumat pagi (11/10/2019).

Sidang paripurna DPRD itu dipimpin Pimpinan Sementara Dali Fahrul Syarifudin dari PPP, dihadiri wakil bupati Amos Besan SH, Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Mengawali sidang itu, Dali mengatakan bahwa peringatan HUT Kabupaten Buru merupakan agenda yang diselenggarakan pada setiap tahunnya.

Dali mengatakan, di tengah meriahnya persiapan HUT Kabupaten Buru, saudara di Pulau Ambon dan Pulau Seram dilanda duka dan bencana gempa bumi yang kini masih terus mengguncang dan meninggalkan trauma.

Olehnya itu, di kesempatan sidang paripurna ini, Dali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Buru untuk mendoakan kebaikan dan keselamatan  agar para korban gempa senantiasa diberi keselamatan dan kesabaran menghadapi cobaan ini.

“Semoga dengan doa dan dukungan bagi mereka akan berbuah keberkahan dari Allah SWT, dan serta menjauhkan negeri dan masyarakat kita dari segala marabahaya dan bencana, amin yra,”ucap Dali.

Setelah menyampaikan beberapa kalimat lanjutan, Dali kemudian mempersilahkan bupati menyampaikan sambutan keberhasilan pembangunan kabupaten Buru.

Wartawan beritabeta.com melaporkan, Ramly yang menyampaikan sambutan dari mimbar utama, pertama kali menyapa tamu-tamu yang hadir dalam sidang paripurna itu.

Dari deretan para tamu yang hadir, di deretan kursi utama tamu VIP bagian depan nampak hadir pula mantan Bupati Buru dua periode, Drs H.M. Husnie Hentihu.

Usai menyalami beberapa tamu penting, Ramly memberi kejutan dengan mengucapkan kalimat, “Yang saya hormati dan saya banggakan, senior saya, guru  politik saya.”

Terjadi jeda selama beberapa detik dan dilanjutkan Ramly dengan suara terisak, seraya menyebut nama “bapak Drs M Husnie Hentihu”.

Sapaan Ramly terhadap bapak pembangunan Kabupaten Buru itu sontak mendapat aplous tepukan tangan riuh dari para tamu undangan yang hadir, termasuk dari 25 wakil rakyat yang batu dilantik tanggal 30 September lalu.

Pengakuan Ramly ini sempat membuat banyak pengunjung yang berbisik riuh di belakang. Pasalnya, pasca Pilkada tahun 2016, hubungan Ramly dan Husnie di mata publik terlihat kurang harmonis.

Di panggung kampanye politik, Ramly terang-terangan melawan guru politiknya itu dengan menuding Husni sedang berupaya membangun imperialisme gaya baru di Kabupaten Buru.

Tuduhan itu disasar pada Husnie hanya karena anaknya Amrullah Madani Hentihu maju menjadi calon wakil bupati.

Setelah itu, keduanya jarang terlihat lagi bersama-sama dan Ramly hanya sekali datang ke rumah Husnie di kawasan Kebun Cengkeh Ambon saat ia menikahkan putrinya.

Dalam sambutan politiknya yang berlangsung hampir 30 menit, Ramly menjelaskan untuk ke depan dua programunggulan yakni pengembangan pariwisata dan pertanian yang terus dikembangkan, baik penataan sarana prasarana, sumber dayamanusia maupun aspek regulasi.

Tahun 2020 pemerintah daerah akan terus mengembangkan dan memperbanyak event-event atraksi yang mengedepankan kearifan adat dan budaya masyarakat disamping potensi unggulan lainnya.

Ramly menyentil  festival pesona bupolo ke-4 tahun 2019 ini yang mengusung tema “a piece of heaven from molucca” atau sepenggal surga di Maluku.

“Kabupaten Buru di tahun ini terus mendorong peningkatan investasi sektor wisata dimana wilayah Kecamatan Lilialy dan Jikumerasa menjadi salah satu wilayah bersama wilayah lainnya sesuai rencana Induk Pengembangan Parawisata Daerah Kabupaten Buru,”kata Ramly.

Usai sidang paripurna, Ramly terlihat mendekat dan menyalami Husnie Hentihu, diikuti Wabup Amos Besan dan pimpinan sementara serta para anggota dewan dan forkopimda.

Bahkan mereka beramai-ramai memanfaatkan moment pertemuan yang langkah paska tahun 2016 ini dengan berfoto bersama dengan Husnie Hentihu.(BB-DUL)

Close Menu