Kapolda Maluku Silaturahim ke Pesantren Tahfidzul Qur’an

Irjen Pol. Bahrudin Djafar, Kapolda Maluku, saat bersilaturahim ke Pondok Pasantren Tahfidzul Qur'an, Kepulauan Buru, Senin (27/7/2020).
Irjen Pol. Bahrudin Djafar, Kapolda Maluku, saat bersilaturahim ke Pondok Pasantren Tahfidzul Qur’an, Kepulauan Buru, Senin (27/7/2020).

BERITABETA.COM, Namlea – Irjen Pol Bahrudin Djafar, Kapolda Maluku, melakukan silaturahim ke Pondok Pasantren Tahfidzul Qur’an, Yayasan Al Anshor Cabang Namlea, Kabupaten Pulau Buru, Senin (27/7/2020). Di Pondok Pasantren itu, selain bersilaturahim, Kapolda Maluku juga menggelar makan pagi bersama para santri dan pihak-pihak terkait lainnya.

KH. Abu Imam, Ketua Yayasan Pondok Al Anshor Cabang Namlea dalam kesempatan tersebut, memberi apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan yang dilakukan Kapolda Maluku bersama rombonganya ke Pasantren Tahfidzul Qur’an.

“Kita patut bersyukur kepada Allah, karena hari ini bisa bertemu dengan bapak Kapolda. Ini adalah kujungan pertama dari Pimpinan Polri, di Provinsi Maluku,” ujarnya.

Imam berharap, kunjungan Kapolda Maluku bersama jajaran tersebut dapat memberikan motivasi dan semangat bagi semua pihak, termasuk santri-santri. Selain itu, dapat memberi dukungan terhadap keberadaan Pasantren Tahfidzul Qur’an.

“Kami mohon dukungan dari Bapak Kapolda Maluku dan aparat Kepolisian selaku orang tua. Sekaligus juga miminta agar memberi motivasi bagi anak anak kita yang berada di pondok pesantren ini,” pintanya.

Irjen Pol. Bahrudin Djafar, Kapolda Maluku, juga mengaku senang bersilaturahim ke pasantren tersebut.

“Karena kehendak Allah, saya dapat bersilaturahmi dengan anak-anakku yang sedang berjuang menuntut ilmu di pondok pesantren ini. Besar sekali manfaat yang diambil. Kalau dulu, orang bangga punya anak jadi pejabat, tapi sekarang orang harus bangga anaknya bisa hafal Al-Qur’an,” kata Kapolda

Kapolda juga menyampaikan, apresiasi dan dukungan kepada pihak pesantren yang telah berupaya mendidik generasi muda menjadi Hafidzul Qur’an. Penghafal Al-Qur’an, menurut dia, mempunyai kedudukan tinggi di akhirat, bahkan orang tua akan diberikan mahkota yang terang dari cahaya matahari.

“Begitu mulia dan bangganya para orang tua kelak yang berhasil membesarkan anaknya sebagai Tahfidzul Qur’an,” ujarnya.

BACA JUGA:  Elegi Guru Honorer di Maluku, Berbulan-Bulan Mengabdi Tanpa Gaji

Ia berharap, dengan kehadiran Pondok Pasantren Tahfidzul Qur’an, dapat melahirkan generasi-generasi damai dan berakhlak baik.

“Barang siapa yang menyerahkan hidupnya di jalan yang hak, maka Allah akan menjamin kehidupannya hingga rezkinya,” tutup Kapolda.

Hadir mendampingi Kapolda Maluku, Karo Dir Intelkam Polda, Kapolres Pulau Buru, Wakapolres dan Ketua Yayasan Al-Anshor. (BB-DDA)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire