Setelah Pattimura Kidal, Kembali Baliho Pemprov Maluku Salah Desain

Baliho Ucapan Hari Lahir Pancasila yang dipasang Pemprov Maluku di pangar Kantor Gubernur Maluku, salah desain dengan menampilkan gambar bendera Merah Putih terbalik, Kamis (30/5/2019).

BERITABETA.COM, Ambon – Publik Kota Ambon dan sekitarnya, kembali dibuat riuh dengan pemasangan baliho ucapan Hari Lahir Pancasila  dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku. 

Baliho yang terpampang disejumlah tempat itu berisi bendera Merah Putih yang didesain terbalik sehingga menyerupai Bendera Negara Polandia.  Sontak saja, desain baliho ini menjadi bahan bullyan warga net (netizen) yang diunggah di media sosial facebook, Kamis (30/5/2019).

Dari catatan media ini, kasalahan mendesain baliho yang dilakukan Pemprov Maluku ini terjadi untuk kedua kalinya. Pertama terjadi pada perayaan Hari Pahlawan Pattimura 15 Mei 2019 lalu. Pada baliho itu gambar Pahlawan Pattimura memegang parang pada tangan kiri dan salawaku (tameng) pada tangan kanan. Baliho ini juga mendapat kritis warga net secara beruntung.  

Salah desain baliho Hari Pattimura yang menampilkan pahlawan Pattimura memegang parang di tangan kiri.

Kali ini, pemprov bukannya hati-hati dengan mendesain baliho, malah kesalahannya lebih parah dengan tampilan gambar bendera Merah Putih yang terbalik.  

Menyikapi kesalahan ini, wartawan senior asal Maluku Rudi Fofid dalam sebuah unggahan statusnya di facebook,  bahkan melancarkan kritiknya dengan menulis pesan kepada rekan-rekan jurnalis Maluku, Kamis malam (30/5/2019).  

“Wartawan-wartawan terkasih Noel Filkostig Steve Palyama, Iwan Eipepa, Mohas Amir. Coba dong cek rantai produksi baliho di Pemprov Maluku. Sepe-sepe (ketat), sasaja (berulang), dari zaman Pak Karel Ralahalu, Pak Bib, dan kini Pak Murad, orangnya sudah ganti atau yang itu-itu juga. Siapa orangnya, dia maksud apa sasaja bikin malu pemerintah,” tulis Rudi yang juga sastrawan asal Maluku ini.

Dalam statusnya itu, Rudi Fofid juga mengatakan, “Baliho ini materi fisik dan teknis, tetapi di balik baleho adalah komunikasi publik yang melibatkan seluruh intelektual dan harkat martabat gubernur/wakil gubernur. Sebab itu, harus seorang master komunikasi politik yang urus begini, bukan tukang fotoshop kelahiran Polandia. Terima kasih wartawan,” tandas Rudi.

BACA JUGA:  Kemenag Siapkan Skenario Tunda Ibadah Haji Tahun 2020

Bukan saja Rudi, beberapa netizen bahkan gencar melancarkan aksi protes atas kesalahan serupa yang terjadi dalam waktu singkat ini. Wartawan senior Maluku lainnya, Martinus Langoday bahkan menulis dalam akun facebooknya. 

“Bendera Merah Putih dicetak terbalik. Masih ingatkah kita ketika official tim Polandia memberikan benderanya kepada atlit, pelari Indonesia? Dia pun dengan bangga merayakan perolehan medali emasnya dengan bendera Polandia. Putih Merah Polandia dibalikkannya menjadi Merah Putih Indonesia. Nah, kalau baliho Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku seperti ini, tentu sangat memalukan,”tulis Martinus.

Hingga kini, kesalahan pencetakan baliho yang menjadi viral di media sosial itu,  belum ditanggapi oleh Pemprov Maluku, khususnya pihak Humas Provinsi Maluku sebagai pihak yang memproduksi baliho ucapan ini.(BB-DIO)

Mitra Kami

Asosiasi Media Siber Indonesia

PR Newswire