Usung Konsep Pluralisme, PHBI Maluku Siap Gelar Festival Dendang Sahur

BERITABETA.COM, Ambon – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Maluku memastikan kesiapan menggelar Festival Dendang Sahur yang akan berlangsung besok tanggal 25 – 27 Maret 2025, di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon.
Festival ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath dengan mengikutkan sebanyak 15 peserta di wilayah Pulau Ambon.
Kordinator Acara Dendang Sahur PHIBI Maluku, Harman Sahupala dalam keterangan persnya kepada beritabeta.com, mengatakan, Festival Dendang Sahur ini digelar untuk memperebutkan piala bergilir Gubeunur Maluku.
“Kesiapan pelaksanaan sudah mendekati 95 persen. Beberapa kesiapan dalam tahapan perampungan yang meliputi kesiapan lokasi dan masalah teknis lainnya,” beber Harman.
Sedangkan terkait konsep yang diusung kata Harman, konsepnya agak berbeda, karena kali ini Festival Dendang Sahur digelar dengan mengusung tema Pluralisme sebagai symbol hidup orang basudara di tanah raja-raja ini.
Lebih detailnya, tambah Harman, dari 15 peserta yang akan tampil, syarat mutlak yang ditetapkan panitia ada menyeratakan maksimalnya 3 peserta non muslim dan juga menggunakan musik dengan peralatan akustik bukan elektrik.
“Jadi kita ingin menampilkan keragaman sekaligus nuansa toleransi dalam kehidupan kita. Meskipun ini menjadi event bernuansa Islam, namun perpaduan ini akan lebih menarik memberikan warna tersendiri,” pungkas dia.
Sementara itu, Ketua PHBI Maluku Taufik Saimima menakankan bahwa konsep Pluralisme yang diusung dalam festival ini mencerminkan kepemimpinan baru di Maluku di bawa komando Gubeunur Hendrik Lewerissa dan Wakilnya Abdullah Vanath sangat menjunjung tinggi keragaman di tengah masyarakat Maluku.
“Jadi kami ingin memberi pesan bahwa teloransi antar umatr beragama menjadi barang mahal yang harus tetap dirawat dan dijaga oleh generasi muda di Maluku,” bebernya.
Kata Taufik, selain musik relegi menjadi bentuk siar Islam, namun keberadaannya juga tidak membuat sekat perbedaan di antara masyarakat.
“Pastinya pesan pentingnya adalah kehidupan orang basudara harus tetap dijunjung, untuk memajukan Maluku lebih baik kedepan,” kata Saimima.
Ia menambahkan, Festival Dendang Sahur ini merupakan event perdana yang digelar PHBI Maluku di bulan Ramadhan ini. Selanjutnya PHBI Maluku juga akan menyiapkan kegiatan di malam Takbiran hingga pada solat Ied yang akan digelar di Lapangan Merdeka, Ambon (*)
Editor : Redaksi