Mercy Ch. Barends – Abdullah Tuasikal
Mercy Ch. Barends – Abdullah Tuasikal

BERITABETA, Ambon – Parameter Konsultindo (PK) mengeluarkan rilis hasil survey tentang peluang perebutan kuota 4 kursi wakil rakyat di DPR-RI pada Pemilu 2019 mendatang. Dua parpol masing -masing, Nasdem dan PDI-Perjuangan disebut –disebut menguat akan mengirim wakilnya ke Senayan. Siapa yang mewakili kedua parpol ini?

Berdasarkan catatan beritabeta.com peluang itu lebih mengarah ke dua figur yang selama ini memiliki reputasi elektabilitas dan popularitas yang tinggi. PDI-P sepertinya masih diwakili srikandi asal Aru, Mercy Ch. Barends dan Nasdem mengerucut ke sosok mantan Bupati Malteng 2 periode Abdullah Tuasikal (AT).

Direktur Parameter Konsultindo Edison Lapalelo, Selasa (11/13/2018), membeberkan hasil survey yang dilakukan pihaknya. Kata Lapalelo, untuk Dapil Maluku, jika pemilu serentak dilaksanakan hari ini, maka kisaran angka tertinggi perolehan suara personal  caleg DPR RI,  plus minus ada dikisaran 50.000 suara dan  tidak lebih dari  60.000 suara.

Jika survey PK ini tidak bergeser, maka kepastian keterwakilan kedua figur caleg di atas makin menguat. Sebut saja Mercy Ch. Barends. Caleg PDI-P Maluku ini lolos ke Senayan di Pemilu 2014 silam dengan  memperoleh 65.166 suara. Perolehan suara Mercy  mengalahkan rival di internal parpol yang juga saat itu menjadi caleg incumbent mendiang Alexander Litaay yang mengantongi 59.894 suara.

Tampilnya Mercy Ch. Barends di Pemilu 2014 silam tidak disangka-sangka berhasil menumbangkan kekuatan Alex Litay. Padahal, Alex Litay adalah caleg incumbent yang sudah 2 periode mewakili Maluku.

“Kami tetap konsisten dan optimis, bahwa perjuangan kedepan akan lebih menantang, namun dari pengalaman yang pernah kami lalui, tentunya kedepan akan lebih baik lagi perjuangan yang kami lalui,”kata Mercy beberapa waktu lalu kepada beritabeta.com.

Optimisme Mercy memang bukan “pepesan kosong”. Jika dilihat dari sebaran kantong suara yang dimiliki pada Pemilu 2014 silam, srikandi Maluku di Senayan melejit suaranya di dua kabupaten di kawasan Kabupaten Kepulauan Aru dan Maluku Tenggara Barat (MTB).

Pemilu 2019, tentunya kantong suara Mercy Barends akan lebih besar, menyusul kiprah dan reputasinya selama berada di Senayan yang cukup mendapat perhatian public Maluku. Selain itu, komposisi caleg PDIP Maluku untuk kursi DPR RI kali ini, tidak sekuat pada Pemilu 2014 silam, dimana dominasi mendiang Alex Litay dan Yapet Damamai saat itu, cukup menjadi penantang bagi mulusnya jalan Mercy ke Senayan. Tapi, Mercy bisa menunjukan kelasnya dan melenggang dengan mulus ke kursi Senayan.

Sementara, untuk kursi Nasdem, catatan beritabeta.com masih merunut pada hasil Pemilu 2014 silam. Dimana wilayah Malteng akan menjadi lumbung suara terbesar bagi Abdullah Tuasikal.

Kantong Malteng inilah yang membawa caleg Gerindra Amri Tuasikal (anak kandung Tuasikal) lolos ke parlemen Senayan. Jika berpegang pada hasil survei di atas, tentunya peroleh suara Tuasikal memang akan mengalami penurunan, namun  deposit 95.690 suara yang dulu dikantongi  Amri saat tampil leawat Partai Gerindra, bisa saja akan kembali direbut AT.

Menurut Lapalelo, slot dua kursi sudah aman untuk kedua parpol di atas. Sedangkan untuk dua kursi tersisa, masih menjadi rebutan lima parpol lainnya yakni Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS dan PKB.

Jika demikian,  maka kursi PKB yang diraih Rohani Vanath di Pemilu 2014 silam dengan perolehan  93. 800 suara, itu akan menjadi incaran caleg PKB berikutnya.

Lebih lanjut Lapalelo menjelaskan, dalam kalkulasi persennya PDI- Perjuangan menguat di angka 11,18 persen. Sedangkan Partai Nasdem 10,14 persen. Terkonversi dengan suara kalau pemilihan hari ini maka, PDI P  11,18 persen (135.044 suara) dari total DPT 1.207.994 suara. Sementara  Nasdem 10,14 persen (122.436 suara).

“Ini pun  gabungan ke-empat calon masing-masing parpol, plus suara partai yang tidak memilih calon tetapi memilih partai. Dengan catatan, masih belum menentukn sikap/tidak jawab/rahasia  sebesar 26,43 persen konversi ke suara  387.372,”ungkap Lapalelo.

Lapalelo menilai, untuk ID party parpol, semua parpol berpeluang. Namun ID party tertinggi yakni, PDI P yang mendapat tanggapan positif di masyarakat dikisaran 16,12 persen, diikuti  Golkar, Gerindra, Nasdem dan Demokrat.

Ditambahkan, kehadiran Surya Paloh pekan lalu di Ambon,  juga berpengaruh terhadap penilaian sebagai konsultan politik. Ada yang  menganggap ini gerakan politik yang luar biasa, berdampak pada elektroral ke Partai Nasdem dan ini terkesan, Surya Paloh  menganggap Nasdem Maluku sudah sangat siap, mendapatkan satu kursi di DPR RI.

Hasil survey  PK digelar per  tanggal 1 sampai 15 Oktober 2018, dengan jumlah sampel khusus Dapil Maluku sebanyak 1.200 responden. (BB-DIO)