BERITABETA.COM, Masohi — Polres Maluku Tengah (Malteng) menerjunkan sebanyak 315 personil dan 60 personil BKO Brimob dalam mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Malteng 2024.

Ratusan personil ini ikut dilibatkan dalam apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Salawaku 2024 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Malteng AKBP Hardi Meladi Kadir, di Lapangan Polres Malteng, Kamis, (22/08/2024) pagi.

AKBP Hardi Meladi dalam arahannya menyampaikan Operasi Mantap Praja Salawaku 2024 akan berlangsung selama 115 hari, mulai tanggal 24 Agustus-16 Desember 2024.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan awal terhadap kesiapan personil maupun sarana prasarana dalam rangka pelaksanaan operasi Mantap Praja Salawaku 2024,” ungkap Meladi.

Menurutnya, operasi ini bertujuan untuk mengamankan agenda Pilkada di Maluku Tengah dimana merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai aparat keamanan untuk memastikan rangkaian proses demokrasi dapat berjalan dengan aman, tertib dan damai.

Meladi meminta seluruh elemen yang terlibat harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan agenda Pilkada di Maluku Tengah.

“Terlebih lagi Pilkada 2024 memiliki kompleksitas tersendiri karena dilaksanakan secara serentak dengan waktu yang bersamaan, wilayah yang luas, geografis yang beragam serta melibatkan jumlah pemilih dari berbagai latar belakang,” kata mantan Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Maluku ini.

Sebagai dukungan terhadap pengamanan Pilkada 2024, Polres Malteng juga menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan dan kegiatan cooling system untuk mengantisipasi polarisasi akibat berita hoax, isu sara, propaganda, black camapaign, serta gangguan kantibmas lainnya.

Apel gelar pasukan ini juga digelar simulasi Sispamkota sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi situasi yang berkembang dengan tujuan proses  Pilkada berlangsgung lancar, aman dan sesuai aturan.

“Khusus terkait bencana alam perlu dilakukan kolaborasi dengan TNI, Badan Penaggulangan Bencana Daerah, serta stakeholder lainnya guna memetakan daerah rawan sehingga potensi bencana dapat dimitigasi,” jelasnya.

Kapolres Malteng menegaskan beberapa hal kepada personel Operasi Mantap Praja Salawaku diantaranya memastikan seluruh personil dan peralatan yang digunakan dalam pengamanan Pilkada telah siap secara optimal.

Selain itu, Kapolres meminta untuk berkoordinasi dengan baik dengan seluruh elemen termasuk TNI Satpol PP, Linmas dan instansi lainnya.

”Hindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat serta selalu mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, serta deteksi dini terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarkat, cepat tanggap terhadap setiap perkembangan yang terjadi,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan agar personil memastikan seluruh tempat pemungutan suara mendapatkan pengamanan yang memadai dan memastikan pengawalan logistik Pilkada mulai dari distribusi hingga pengumpulan kembali dilakukan dengan tepat dan cermat (*)

Pewarta : Jubeda Sanaky