Plt Kadis menambahkan, Pemerintah Kota Ambon, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan mengusulkan 10 Negeri/Desa/Kelurahan untuk dinilai dalam Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) 2021.

Tetapi yang berhasil mendapat trophy Proklim Utama ada 2 Negeri, Sertifikat Proklim Utama 7 Negeri/Desa/kelurahan, sedangkan untuk Waehaong masuk kategori Madya.

Kadis mengakui, dengan capaian ini, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, memberikan apresiasi yang luar biasa bagi semua Negeri/Desa/Kelurahan yang sudah mengikuti penilaian dan memberikan atensi kepada proses penyerahan tropy serta mendorong pencapaian Proklim Lestari.

Untuk penyerahan Trophy Proklim Utama secara langsung, dirinya mengatakan, secepatnya. Saat ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi sedang berkoordinasi dengan pihak Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Maluku Papua untuk kepastian tanggal.

Diharapkan agar Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Laksmi Dhewanthi, dan Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Maluku Papua bisa menyerahkan langsung di Ambon.

“Trophy Proklim Utama akan datang dan ditaruh di kantor Gubernur dulu. Kemudian akan diserahkan ke Negeri Rutong dan Amahusu. Sekaligus menyerahkan Sertifikat Proklim Utama kepada 7 Negeri/Desa/Kelurahan,” tandasnya (*)

Editor : Redaksi