BERITABETA.COM, Ambon – Mamasuki hari ke -16, bulan Ramadhan,  harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Ambon tidak terjadi perubahan berarti. Hanya komoditas cabai rawit yang biasanya melambung tinggi kini justru menurun drastis.

Hasil pemantauan beritabeta.com di pasar tradisional Kota Ambon yang meliputi pasar Mardika, Batu Merah dan pasar Lama, Kamis (29/4/21/2021), para pedagang menawarkan harga cabai rawit di kisaran harga Rp 50.000 per kilogram atau turun dari harga sebelumnya Rp 80.000 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai keriting, sebelumnya di harga Rp 60.000 per kilogram, kini Rp 50.000 per kilogram.

Salah satu pedagang Pasar Mardika, Jefry (54) mengatakan anjloknya harga cabai sejak dua hari lalu, akibat pasokan lancar bahkan melimpah dari sentra produksi cabai di daerah Masohi dan Kobisonta, Kabupaten Maluku Tengah serta Namlea, Kabupaten Buru.

Untuk penjualan cabai eceran yang biasanya Rp 10.000 per cupa (ukuran kaleng susu kental manis), kini dijual Rp 5.000 dan tumpuk kecil Rp 3.000.

"Cabai mahal awal puasa saja. Ini saja turun jauh sekali. Kayaknya nanti dekat Idul Fitri baru harganya naik  lagi. Bagaimana harga tidak turun, dari Namlea dan Kobisonta saja pasokan paling banyak," jelas Jefry.

Tina (45) ibu rumah tangga  yang juga pemilik rumah makan berharap  harga cabai di pasaran dapat tetap stabil seperti saat ini, apalagi ia memiliki  usaha rumah makan dan tiap harinya pasti membeli cabai.

"Harga saat sudah paling bagus. Jangan sampai harga meningkat kayak beberapa waktu lalu yang capai Rp 150.000 per kilogram,"ujarnya (BB-PP)