BERITABETA, Jakarta – Gelandang Timnas Qatar U-19, Mohammed Waad, menyambut antusias pertandingan melawan Timnas Indonesia U-19 pada matchday kedua penyisihan Grup A Piala AFC U-19 2018 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (20/10/2018).

Qatar memulai Piala AFC U-19 2018 dengan kekalahan 1-2 dari Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (18/10/2018). Kekalahan ini membuat pasukan Bruno Miguel Nogueira Pinheiro harus tercecer ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan raihan nol poin.

Laga berat juga akan dihadapi Qatar karena harus berjumpa tuan rumah Indonesia pada laga kedua. Namun, Waad tak menganggap itu sebagai tekanan, melainkan sebuah pengalaman yang akan menyenangkan.

“Saya yakin itu akan menjadi hal yang bagus buat kami. Sebagai sebuah pengalaman untuk menyambut pertadingan selanjutnya,” kata Waad seperti dikutip situs resmi AFC, Sabtu (20/10/2018).

“Kami belum pernah bermain di hadapan banyak suporter sebelumnya. Jadi, kami berharap bisa menggunakan itu untuk memberikan penampilan bagus dan mewakili negara dengan permainan sepak bola Qatar yang bagus pula,” ujar pemain bernomor punggung 17 tahun itu.

Qatar wajib meraih kemenangan melawan Timnas Indonesia U-19 pada laga tersebut. Andai meraih hasil imbang atau kalah, besar kemungkinan mereka akan tersingkir dari Piala AFC U-19 2018.

Gagal Menjaga Gawang

Laga ini jadi kesempatan buat Pasukan Indra Sjafri mengembalikan catatan cleansheet mereka.

Persiapan Timnas Indonesia U-19 menuju Piala AFC 2018 tak terlalu bagus. Dalam empat laga bertajuk uji coba, tim berjulukan Garuda Nusantara itu hanya meraih satu kemenangan, sisanya dua laga berakhir kekalahan, dan satu laga imbang.

Namun, pada pertandingan pembuka di Piala AFC 2018, Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Chinese Taipei. Meski begitu, lini belakang lagi-lagi belum bisa memuaskan pelatih Indra Sjafri.

Pemain Indonesia saat melawan Chinese Taipei pada laga AFC U-19 di SUGBK, Jakarta, Kamis (18/10/2018). Indonesia menang 3-1 atas Chinese Taipei. (Bola.com)

Deretan pemain belakang masih kerap melakukan kesalahan yang berujung terciptanya gol mudah untuk lawan. Situasi yang sudah diwanti-wanti Indra Sjafri sebelum turnamen ini digelar.

Hal itu ternyata berbanding lurus dengan catatan pertandingan Timnas Indonesia U-19. Egy Maulana Vikri dkk. sudah lama tidak menutup pertandingan dengan catatan cleansheet alias tanpa kebobolan.

Kali terakhir gawang Timnas Indonesia U-19 tanpa kebobolan adalah ketika menang 1-0 atas Vietnam pada laga Piala AFF 2018, 9 Juli 2018. Artinya, sudah 105 hari Timnas Indonesia U-19 gagal menjaga kesucian gawang mereka.

Ini menjadi sinyal bahaya untuk Timnas Indonesia U-19. Sebab, kukuhnya lini belakang dan gawang yang sulit kebobolan menjadi satu di antara syarat untuk bisa meraih gelar juara.

Apalagi perjalanan di Piala AFC 2018 masih panjang. Andai mampu lolos dari fase grup, tim Garuda Nusantara itu sudah dinanti lawan-lawan yang tangguh. (BB/BC

)

Sumber : Bola.com