BERITABETA.COM, Ambon – Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Barnabas Orno mengungkapkan harapannya kepada Forum Maluku Berkarya (FMB) sebagai organisasi yang baru dideklarasikan di Kota Ambon, dapat meningkatkan komitmen, kerjasama, komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun selama ini.

Komitmen ini patut dipertahankan  untuk sebagai langkah strategis dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada pengurus Forum Maluku Berkarya, yang telah aktif melakukan berbagai program dan kegiatan, dalam  mendukung tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, termasuk terlibat aktif dalam upaya kemanusiaan, khususnya pelayanan bantuan kepada pengungsi korban gempa di Maluku,” ungkap  Orno dalam sambutannya yang dibacakan Plt Asisten II Sekda Maluku, Frona Koedoeboen, saat Deklarasi Pelantikan Dewan Pengurus FMB masa bhakti 2019-2024, di Aula Kantor RRI Ambon, Jumat (29/11/2019).

Wagub mengatakan, semangat pembentukan FMB ini tentunya lahir dari kepekaan dalam mencermati berbagai permasalahan sosial. Terutama yang terjadi dalam tata kehidupan masyarakat Maluku.

Ini tentunya sangat positif, karena semua ini dirasakan masih menjadi ganjalan dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga telah melahirkan ide, gagasan dan pikiran untuk turut serta berkarya memajukan masyarakat Maluku.

“Semangat pembentukan forum ini tidaklah untuk mengeksklusifkan diri, tapi saya yakin FMB hadir untuk  menyautukan dan memperkokoh komitmen kita bersama agar terus bekerja keras dan berjuang membangun Maluku yang dicintai ini,” ujarnya.

Untuk itu, kata Wagub, Pemerintah Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Gubernur Maluku, Murad Ismail bersama dirinya akan terus berupaya untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Peruwujudan itu telah ditetapkan melalui visi ‘Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan.

“Saya juga memohon dukungan dari seluruh warga masyarakat Maluku termasuk FMB. Melalui sumbangan pokok-pokok pikiran konstruktif yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam penetapan kebijakan pembangunan di Provinsi Maluku,” tandas Orno.

Sementara itu, Ketua Umum FMB, Julian Palar dalam sambutannya mengatakan, FMB adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang didirikan tanggal 30 Juni 2019 lalu. Organisasi ini embrionya berasal dari relawan Maluku Voor Jokowi.

Adapun visi dari FMB ini, yakni FMB akan dijadikan sebagai wahana terciptanya masyarakat yang berkarya, berdaya saing secara profesional dan berkualitas serta berkarakter masyarakat kepulauan.

Sementara misi-nya meliputi beberapa bagian. Pertama,  memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan, solidaritas dan berjiwa kegotong royongan, kreativitas, kerja profesional serta berkualitas dalam mengisi pembangunan.

Kedua,  membentuk SDM yang tangguh, guna mengisi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan serta menghasilkan konsep pengembangan yang berkarakter kepulauan. Ketiga, mengembangkan dan memanfaatkan potensi SDA bagi pembangunan masyarakat Maluku.

Keempat, menjaga dan melestarikan serta berkepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Kelima, meningkatkan kemampuan semangat kewirausahaan guna penguatan pemberdayaan sumber daya menuju kemandirian ekonomi masyarakat.

Kemudian, keenam, meningkatkan kepekaan dan kreativitas masyarakat terhadap nilai-nilai sosial budaya dan ketujuh, mewujudkan kelembagaan FMB sebagai wahana kekuatan dan keeratan pengembangan kerja sama dan hubungan antar lembaga. (BB-DIO)