ilustrasi
ilustrasi

 

BERITABETA.COM Ambon – Hak para tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon belum dibayar. Proses pembayaran masih terkatung akibat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terkesan lambat memasukan permintaan angggaran.

Keterlambatan tersebut membuat tenaga kontrak  lingkup PEmkot Ambon kini hanya bisa menahan diri. Sebab, belum ada titik terang kapan pihak Pemkot Ambon memberiksn hak mereka itu.

Soal ini, Kepala Bagian Kepegawaian  dan Sumber Daya Manusia, Benny Selanno, kepada beritabeta.com di Balai Kota Ambon Jumat, (19/02/2021) mengaku, permasalahan ini karena keterlambatan memasukan permintaan oleh sejumlah OPD.

“Keterlambatan pembayaran apa yang menjadi hak dari pekerja kontrak di lingkup Pemerintah Kota Ambon karena faktor terlambatnya pengurusan administrasi berupa input data pendukung baik data milik oknum tenaga kontrak, dan data data pendukung yang menjadi kewenangan OPD pekerja itu berkerja,” ungkapnya.

Benny menuturkan alasan utama para tenaga kontrak itu belum mendapat hak, karena  ada keterlambatan input daari bagian OPD. Sehingga saat kebutuhan administrasi ini diselesaikan dan dimasukan ke bagian Kepegawaian, maka akan diusulkan ke Bagian Keuangan Pemerintah Kota Ambon.

“Pada prinsipnya kita menunggu hasil permintaan setiap OPD dan dari hasil tersebut kita ajukan ke bagian keuangan untuk segera dilakukan pembayaran,” tuturnya. (BB-PP)