BERITABETA.COM, Namrole –  Dugaan terjadinya praktek korupsi pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVII Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Tahun 2017 lalu, semakin menguat.

Kamis (22/8/2019), Tim Kejaksaan (Kejari) Buru, kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang merupakan Panitia Pelaksana MTQ.

Wartawan beritabeta.com di Namrole melaporkan, sejak pukul 10.00 WIT, terlihat satu persatu pejabat yang terkait dengan event keagamaan yang dihelat dengan anggaran sebesar Rp. 28.748.200.000,00, itu, diperiksa secara bergilir hingga tengah malam. Mereka masuk keluar  Mapolsek Namrole untuk menjalani pemeriksaan dari tim jaksa.

Para pejabat yang diperiksa antara lain, mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bursel yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bursel, Umar Mahulette.

Sejumlah pejabat yang terkait dalam panitia pelaksana MTQ Provinsi Maluku tahun 2017 di Bursel, terlihat usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bursel, Kamis (22/8/2019)

Kemudian, Kasat Pol PP Kabupaten Bursel, Asnawy Gay, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bursel, Sukri Muhammad, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bursel, Semy Tuhumury, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bursel, Yan Latuperissa dan  Kepala BKSDM Kabupaten Bursel, AM Laitupa.

Tak hanya itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bursel, Mansur Mony yang sebelumnya telah menjalani proses pemeriksaan pun kembali diperiksa bersama Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bursel, Herman Sangadji dan Bendahara Bagian Kesra Setda Kabupaten Bursel, Hatija Loilatu.

AM. Laitupa yang sesuai Keputusan Gubernur Maluku Nomor 389 Tahun 2016, tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara MTQ XXVII Tingkat Provinsi Maluku di Kabupaten Bursel yang dipercayakan menjadi bagian dari Seksi Pawai dan Malam Ta’aruf pada Bidang Bidang Musabaqah, Perhakiman, Pawai dan Malam Ta’aruf, terlihat meninggalkan Mapolsek Namrole sekitar pukul 13.30 WIT dengan menggunakan mobil dinasnya DE 111 KM setelah menjalani proses pemeriksaan.

Umar Mahulette yang menjadi bagian dari Seksi Perlengkapan pada Bidang Sarana dan Prasarana Fisik juga terpantau  meninggalkan kantor tersebut.

Sementara Semy Tuhumury yang dipercayakan sebagai Ketua Bidang Kesenian, Dekorasi dan Rekreasi terpantau baru meninggalkan Mapolsek Namrole pukul 16.20 WIT dengan mengendarai mobil Dinas DE 185 KM.

Yan Latupeirissa sebagai Ketua Bidang Publikasi/Dokumentasi, Pameran dan Bazar terlihat masuk sekitar pukul 13.00 WIT dan tak lama kemudian pulang juga dengan berjalan kaki ke kediamannya yang tak jauh dari Mapolsek.

Asnawy Gay yang dipercayakan sebagai bagian dari Seksi Keamanan pada Bidang Keamanan dan Pengerahan Massa juga meninggalkan Mapolsek sekitar pukul 13.30 WIT.

Hal yang sama juga terjadi pada Mansur Mony yang menjabat sebagai Ketua Bidang Sekretariat dan dalam jabatannya sebagai Kabag Kesra Kabupaten Bursel.  Mansur yang diberikan kepercayaan menjabat sebagai Sekretaris Bidang Musabaqah, Perhakiman, Pawai dan Malam Ta’aruf terlihat meninggalkan Mapolsek Namrole pukul 18.05 WIT dengan berjalan kaki menuju samping belakang Mapolsek untuk mengambil sepeda motor dinasnya. Ia sempat menjemput Bendahara Bagian Kesra, Halija Loilatu yang keluar dari Mapolsek pukul 18.35 WIT.

Mansur bahkan terlihat kerepotan untuk menyalahkan sepeda motornya untuk mengantarkan sang bendahara. Dimana, sekitar 5 menit baru motornya menyala dan kemudian berlalu dari depan Mapolsek.

Halija yang dijemput, kembali lagi beberapa saat, dan baru  pulang sekitar pukul 18.50 WIT dengan menumpangi ojek.

Tak lama kemudian, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bursel, Herman Sangadji terlihat juga meninggalkan Mapolsek dengan membawa tas ransel dan sejumlah berkas di tangannya dan mengendarai sepeda motornya.

Sedangkan, pada pukul 19.10, Sukri Muhamad yang dipercayakan sebagai Ketua Bidang Transportasi, Akomodasi dan Konsumsi dalam jabatannya sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan juga sebagai bagian dari Seksi Sarana Fisik pada Bidang Sarana dan Prasarana Fisik baru meninggalkan Mapolsek.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bursel Iskandar Walla yang menurut informasi akan kembali diperiksa, ternyata hanya datang ke Mapolsek sekitar pukul 12.15 WIT dan kembali lagi sekitar 3 menit kemudian dengan menumpangi mobil dinasnya DE 7 KM karena akan mengikuti rapat pleno di DPRD Bursel.

Sama halnya dengan Bendahara Hibah Kabupaten Bursel, Fath Salampessy yang sehari sebelumnya telah diperiksa,  terlihat ikut datang ke Mapolsek sekitar pukul 13.20 WIT, namun sekitar 5 menit kemudian sudah meninggalkan Mapolsek lagi.

Kasie Perdata dan Tata Usaha Negara (Datum) Kejari Buru, Berty Tanate kepada wartawan usai melakukan pemeriksaan mengaku bahwa proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain masih akan terus dilakukan, termasuk yang telah diperiksa pun masih akan diperiksa lagi.

“Kita masih lanjut terus, yang sudah diperiksa juga masih ada yang belum selesai. Masih lanjut juga,” kata Berty singkat.

Informasi yang berhasil dihimpun dari sumber terpercaya di Kejari Namlea mengungkapkan bahwa Tim Kejari Namlea akan melakukan pemeriksaan marathon terhadap para saksi yang ditaksir bisa mencapai ribuan orang.

“Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap banyak sekali saksi, mungkin bukan hanya ratusan, tetapi bisa ribuan orang,” ungkap sumber itu.

Ia juga mengaku bahwa banyaknya saksi yang akan diperiksa nanti, membuat kemungkinan kasus ini akan memakan waktu yang cukup lama dan baru bisa dilimpahkan ke pengadilan awal tahun depan.

“Saksi yang akan diperiksa ini cukup banyak, jadi tidak mungkin dalam tahun ini, kemungkinan awal tahun depan baru dilimpahkan ke pengadilan,” bebernya.

Sebelumnya, pada Selasa (20/8/2019) tim jaksa juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Sekda Kabupaten Bursel Iskandar Walla dan Bendahara Hibah, Kabupaten Bursel, Fath Salampessy.

Pemeriksaan dilanjutkan  Rabu (21/8/2019),  tim jaksa telah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bursel Hakim Tuankotta, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bursel, Mansur Mony, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bursel, Herman Sangadji dan Bendahara Bagian Kesra Setda Kabupaten Bursel, Halija Loilatu (BB-DUL)