pemenang penghargaan wajah bahasa sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Provinsi Maluku tahun 2021.
Pemenang penghargaan wajah bahasa sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Provinsi Maluku tahun 2021.

BERITABETA.COM, Bula — Kantor Bahasa Maluku telah mengumumkan pemenang penghargaan wajah bahasa sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Provinsi Maluku tahun 2021.

Dari hasil penilaian, dewan juri menetapkan lima sekolah terbaik, diantaranya juara terbaik satu SMK Negeri 3 Seram Bagian Timur (SBT), terbaik dua SMA Negeri 2 Ambon, terbaik tiga SMA Negeri 7 Buru Selatan, terbaik empat SMA Negeri 1 SBT dan terbaik lima SMA Negeri Siwalima Ambon.

"Pemenang berasal dari Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru Selatan, dan Kota Ambon. Penilaian dilakukan berdasarkan ketentuan lomba dan tidak dapat diganggu gugat" tulis akun Kantor Bahasa Maluku, Jumat (18/6/2021)

Prestasi yang diraih SMK Negeri 3 SBT dan SMA Negeri 1 SBT itu diapresiasi salah satu pemerhati pendidikan asal SBT Abdul Ajiz Siolimbono yang juga sebagai dosen di IAIN Ambon.

Dia menilai, meskipun di tengah pandemi Covid-19 ini, namun kedua sekolah di SBT itu mampu bersaing dengan banyaknya SMA dan SMK yang ada di Provinsi Maluku.

"Beta (Saya) sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih para siswa asal SBT ini, baik dari SMK Negeri 3 SBT maupun SMA N 1 SBT" kata Abdul Ajiz Siolimbono, Sabtu (19/6/2021)

Magister lulusan Universitas Muslim Indonseia (UMI) Makassar itu menegaskan, keberhasilan itu harus menjadi catatan bagi Dinas Pendidikan bahwa siswa di SBT memiliki potensi untuk dikembangkan.

Sehingga lanjut dia, penyediaan infrastruktur belajar dan mengajar yang memadai harus menjadi perhatian serius. Pasalnya di SBT masih banyak sekolah yang terkendala pada minimnya infrastruktur.

"Begitupun infrastruktur penunjang seperti akses jalan dan jembatan, serta sarana komunikasi perlu dioptimalkan agar proses belajar mengajar dapat dimaksimalkan" tandasnya.

Pihaknya menghimbau, masalah pendidikan di Kabupaten penghasil minyak bumi itu harus menjadi perhatian semua pihak. Terutama para pengambil kebijakan, baik eksekutif maupun legeslatif. Pasalnya, sebagai suprastruktur peradaban sebuah masyarakat, kualitas pendidikan harus diupayakan sebaik mungkin guna menunjang pembangunan di Kabupaten bertajuk 'Ita Wotu Nusa' itu (BB-AZ)