BERITABETA.COM, Saparua – Bencana alam tanah longsor yang melanda Negeri Siri Sori Islam Selasa (12/07/2022), telah menyapu ribuan tanaman milik warga.

Jenis tanaman yang hancur setelah dihantam longsor naas tersebut berupa tanaman umur panjang seperti pohon cengkeh, pala, jati, serta tanaman umur pendek. Jumlahnya ditaksir mencapai ribuan pohon.

Sementara untuk kerugian materil yang dialami oleh warga selaku pemilik tanaman itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sekretaris Pemerintah Negeri Siri Sori Islam Nazrullah Sopaheluwakan menerangkan, untuk sementara pihaknya belum dapat melakukan pendataan secara resmi mengenai total jumlah tanaman yang tersapu tanah longsor.

Namun dia memperkirakan jumlah tanaman yang rusak akibat dihantam longsor mencapai ribuan pohon. Seluruh jenis tanaman yang ludes ini akan didata oleh Pemerintah Negeri Siri Sori Islam, bila situasi sudah kembali normal.

“Kami sudah layangkan surat ke Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah untuk memberitahukan informasi mengenai bencana alam ini. Untuk jumlah tanaman milik warga yang rusak, sementara ini kami belum melakukan pendataan. Sebab, hingga hari ini masih terjadi longsor susulan,” ungkap Nazrullah Sopaheluwakan saat dikonfirmasi Beritabeta.com di lokasi longsor Kamis, (14/07/2022).

Ia mengaku, mengenai jenis tanaman secara keseluruhan yang rusak tersebut akan disampaikan oleh Pemerintah Negeri Siri Sori Islam setelah melakukan pendataan secara resmi.

“Untuk saat ini, kami masih focus melakukan pembersihan material longsor. Kami masih menunggu excavator yang didatangkan oleh Pemda Kabupaten Maluku Tengah. Insha Allah hari ini alat beratnya sudah tiba,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada warga Negeri Siri Sori Islam selain di dekat lokasi longsor dan yang bermukim di area ketinggian harus tetap waspada.

“Karena sampai saat ini cuaca masih ekstrim. Kami minta warga tetap waspada,” anjurnya.

Diketahui pada Selasa (12/07/2022) kemarin, longsor terjadi di kawasan jalan puncak Salaiku atau tepatnya di bawah tebing Elhau, Kampung Lama Negeri Siri Sori Islam. Panjang longsor kurang lebih 250 hingga 300 meter.

Hingga Kamis (14/07/2022), masih terjadi longsor susulan. Tanah dan batu dari gunung terus turun hingga menutup jalan raya.

Akibatnya akses transportasi jalur darat dari Siri Sori Islam ke Desa Ulath dan Ouw, dan sebaliknya menjadi lumpuh total.

Selain menghancurkan ribuan tanaman milik warga, bencana alam ini juga turut merobohkan tiang listrik.

Aparatur Pemerintah Negeri Siri Sori Islam, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan instansi terkait saat ini berjaga-jaga di lokasi bersama para warga.   (*)

 

Editor : Samad Vanath Sallatalohy