BERITABETA.COM, Ambon – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang bekerjasama dengan PT. Ayo Jalan Jalan, menetapkan  dua kabupaten di Provinsi Maluku sebagai pemenang pada dua kategori di ajang malam ajang malam Anugerah Pesona Indonesia (API).

Kedua kabupaten itu masing-masing, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang menyabet gelar juara dua melalui Atraksi Dayung Belang untuk kategori ‘Atraksi Budaya Terpopuler’ dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dengan destinasi wisata Gunung Kerbau, yang ditetapkan sebagai juara ketiga untuk kategori “Dataran Tinggi Terpopuler”.

Ketua Pelaksana API Muhammad Syafaat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat No.17-19, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat malam (22/11/2019) saat pemugumunan pemanang menegaskan,   penentu pemenang berbeda dari sebelumnya.

Acara tahunan yang sudah memasuki tahun keempat ini tak lagi cuma menggunakan dua saluran voting (SMS dan Aplikasi Android). Ada tambahan satu channel vote lagi.

“Chanel vote yang digunakan api 2019 ini lewat YouTube, lewat sms voting, lewat aplikasi android,” katanya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Erawan Asikin mengatakan dalam rilisnya yang diterima beritabeta.com, Sabtu sore (23/11/2019) menjelaskan,  pelaksanaan kegiatan API ini berlangsung selama tujuh bulan.

Mulai dari Mei hingga November 2019. Rangkaian kegiatan dimulai dari pendaftaran, seleksi nominasi, pembukaan vote promosi dan kampanye pariwisata Indonesia, road show serta sosialisasi, kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan pariwisata terpopuler (API) 2019.

“Terdapat 18 kategori diberikan di dalam penghargaan API 2019 ini. Dan ajang ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah pusat melalui Kemenparekraf untuk  memperkenalkan wisata di daerah menjadi dikenal publik,” ujar Erawan.

Atas prestasi yang diraih kedua wakil Provinsi Maluku ini, Erawan menyampaikan terima kasih, khusus-nya kepada Pemerintah Kabupaten Malra dan MBD, beserta kabupaten lainnya di Maluku yang telah berupaya membantu dalam pengusulan materi lomba pada ajang API 2019.

Erawan juga menyampaikan terimakasih kasih kepada semua pengguna sosial media dan perangkat digital lainnya, terutama generasi muda dari berbagai lapisan masyarakat.  Terutama, kata dia, khususnya untuk warga Maluku dan di luar Maluku yang telah mem-vote berbagai kategori usulan Maluku dalam ajang API 2019 ini.

“Upaya kita bersama ini, tentunya akan sangat membantu mempopulerkan dunia pariwisata di Provinsi Maluku baik di dalam maupun luar negeri,” ungkap Erawan.

Erawan optimis, kedepan pihaknya akan mengeksplore sejumlah potensi wisata lainnya  yang ada di Maluku, untuk bisa dipromosikan melalui ajang-ajang yang di gelar seperti ini.

“Kami yakin masih banyak potensi objek wisata, keragaman budaya, makanan, minuman serta kegiatan pariwisata kita di Maluku yang sangat mungkin dapat menjadi terpopuler dalam ajang-ajang seperti ini,” kata Erawan

Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, tambah dia, akan terus bekerjasama dan berupaya dengan Dinas Pariwisata kabupaten/kota dengan mengusung berbagai potensi yang dimiliki oleh Maluku.

Tampil dalam acara API itu, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Guntur Sakti menuturkan juga menyampaikan harapan agar acara ini dapat menjadi salah satu media promosi pariwisata di Indonesia.

“Harapannya ajang ini sekaligus dapat menjadi cara efektif dalam mempromosikan berbagai objek dan destinasi wisata populer di Tanah Air,” ujar Guntur Sakti. (BB-DIO)

Berikut 18 kategori yang muncul di dalam API 2019 dan pemenangnya, plus dua kategori tambahan yakni juara umum dan favorit.