Sekda Buru, Muh Ilyas Bin Hamid saat memberikan keterangan kepada awak media usai rapat evaluasi persiapan kedatangan vaksin dan persiapan vaksinisasi tahap awal yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Namlea,  Sabtu (09/01/2021).
Sekda Buru, Muh Ilyas Bin Hamid saat memberikan keterangan kepada awak media usai rapat evaluasi persiapan kedatangan vaksin dan persiapan vaksinisasi tahap awal yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Namlea, Sabtu (09/01/2021).

BERITABETA.COM, Namlea – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru menyatakan kesiapannya akan melaksanakan program vaksinasi Covid-19 yang telah dijawadwalkan dengan mengawali aplikasinya kepada sebanyak 1.163 orang tenaga kesehatan.

Kepastian ini disampaikan Sekda Buru, Muh Ilyas Bin Hamid kepada awak media usai rapat evaluasi persiapan kedatangan vaksin dan persiapan vaksinisasi tahap awal yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Namlea,  Sabtu (09/01/2021).

Sekda menjelaskan, rapat ini digelar sesuai arahan pemerintah pusat, untuk mempersiapkan program vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes).

“Makanya tadi kita rapat evaluasi kesiapan Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan terkait pelaksanaan vaksin maupun kedatangan vaksin dari Ambon yang sampai saat ini kita juga belum tahu kapan tiba di Kabupaten Buru,”jelas Ilyas Hamid.

Dikatakan, meskipun belum ada kabar kapan vaksin itu dikirim ke Namlea,  kata  Ilyas Hamid,  pada  prinsipnya Pemkab Buru sangat siap untuk melakukan persiapan pentahapan terkait dengan rencana vaksin tersebut.

Rapat evaluasi persiapan kedatangan vaksin dan persiapan vaksinisasi tahap awal yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Namlea, Sabtu (09/01/2021).

“Hasil rapat tadi sudah diketahui bersama bahwa prinsipnya Satgas,  khususnya Dinas Kesehatan sekarang sudah siap,”tutur Ilyas Hamid.

Menjawab wartawan terkait dengan instruksi khusus kepada kepala daerah agar divaksin duluan sebelum para nakes,  Ilyas Hamid meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada bupati. Namun bupati sedang berada di Jakarta.

“Kita di Satgas belum tahu ada instruksi seperti itu,”aku Ilyas Hamid.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kadis Kesehatan Kabupaten Buru, Ismail Umasugi SKep kepada awak media menambahkan,  Nakes yang akan divaksin pada tahap awal sebanyak 1.163 orang.

Sebanyak 13 Puskesmas ditambah dengan RSU dan klinik Polres telah disiapkan melaksanakan kegiatan vaksin tersebut. Mendahului hal itu,  sejak Desember 2020 lalu telah dikirim sejumlah tenaga kesehatan untuk dilatih khusus melakukan vaksin.

Mereka kini sudah disebarkan di sejumlah Puskesmas,  RSU dan klinik Polres masing – masing sebanyak lima orang,  terdiri dari petugas yang akan melakukan vaksin empat orang ditambah 1 dokter sebagai suvervitor.

Walau belum tahu kapan vaksin akan tiba di Namlea,  Satgas telah menyiapkan gudang penyimpanan di kompleks Kantor Dinas Kesehatan.

Lanjut Ismail, dalam periode Januari s/d April nanti vaksin hanya menyasar para Nakes.  Setelah itu baru  masyarakat umum yang direncanakan sampai Desember 2021 nanti.

“Yang divaksin masyarakat yang sehat mulai dari umur 18 tahun sampai dengan 59 tahun tanpa ada penyakit bawaan. Sedangkan yang ada penyskit bawaan nanti ada tim yang berkompeten yang menentukan dia berhak divaksin atau tidak divaksin,”jelas Ismail (BB-DUL)