Anggota DPR/MPR RI dari daerah pemilihan Maluku, Saadiah Uluputty, ST., menegaskan pemahaman serta implementasi 4 pilar kebangsaan sangat penting sebagai landasan dalam membangun daerah, dan menjaga keutuhan bangsa.
Uluputty mengakatan, tujuan dari kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tersebut, agar menjadi pembelajaran bersama bagi masyarakat khususnya di Kota Masohi agar mengerti lebih dalam mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Anggota MPR-RI, Saadiah Uluputty kembali menggelar kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Kota Tual, Provinsi Maluku pada Jumat (23/8/2024).
Masyarakat Maluku harus bisa mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan lewat empat pilar (Pancasila, UUD, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) dalam kehidupan sehari-hari.
Anggota MPR RI, Mercy Chriesty Barends mengajak seluruh warga jemaat GPM, khususnya di lingkup Klasis GPM dan AMGPM Pulau-pulau [Pp] Lease untuk terus merawat dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan keseharian.
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan [Dapil] Maluku Mercy Christy Barends, ST mengajak seluruh komponen perempuan agar dapat tampil menjadi perempuan tangguh yang mandiri dalam menopang hidup keluarga.
Anggota DPR RI Dapil Maluku Mercy Chriesty Barends, menegaskan semua konflik sosial yang selama ini terjadi di Maluku sudah saatnya diselesaikan dengan baik dengan mengutamakan local wisdom [kearifan lokal] sebagai orang basudara.
Anggota DPR RI Dapil Maluku Mercy Chriesty Barends kembali menggelar kunjungan kemanusiannya yang dirangkai dengan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbagsa dan Bernegara di Kota Ambon.
Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan [Dapil] Provinsi Maluku, Mercy Chriesty Barends menggelar sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur [SBT].
Kemajuan teknologi di masa globalisasi ini dinilai sangat berpengaruh dalam kehidupan setiap manusia. Salah satu bentuknya adalah laju dan berkembangnya informasi dan transformasi digitalisasi yang tak bisa dibendung.