Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara 02 saat merapat di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Senin (26/10/2020) (Foto: Istimewa)
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara 02 saat merapat di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Senin (26/10/2020) (Foto: Istimewa)

BERITABETA.COM, Ambon – Upaya memutus penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Ambon terus gencar dilakukan. Saat ini status Kota Ambon telah keluar dari zona merah penyebaran Covid-19  dan beralih ke zona orange. Namun, peralihan zonasi ke orange tersebut, diketahui sudah untuk ketiga kalinya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Drg. Wendy Pelupessy kepada wartawan di Ambon menyampaikan peralihan zonasi terjadi akibat adanya peningkatan skors.

“Awalnya Kota Ambon memiliki skor 1.72 ketika di zona merah, namun telah mengalami peningkatan hingga 1.93, sehingga kita sudah bisa berada di zona orange, “kata Pelupessy kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (26/10/2020).

Menurut Wendy, peralihan zona serta penningkatan skor ini dapat terjadi dikarenakan dalam beberapa pekan terakhir, Kota Ambon mengalami peningkatan angka kesembuhan.

“Selain mengalami peningkatan angka kesembuhan, jumlah kasus kematian juga menurun serta angka kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-18 tidak terlalu signifikan, ” tuturnya.

Wendy menjelaskan, peralihan zona yang terjadi di Kota Ambon, ditentukan dari tiga aspek yakni angka kesembuhan, angka terkonfirmasi positif, serta angka kasus kematian.

“Sudah beberapa kali Kota Ambon, keluar masuk zona merah-orange, itu karena ada peningkatan kasus-kasus dari jumlah kematian. Ini sangat berpengaruh terhadap zonasi, ” jelasnya.

Wendy menambahkan, Kota Ambon telah empat hari berada di dalam zona orange. “Kita sudah keluar dari zona merah, sejak akhir pekan kemarin, ” terangnya.

Disinggung mengenai jumlah pasien sembuh selama pandemi Covid-19 ini, Wendy mengaku telah mencapai 2.442 orang, sementara pasien yang sedang dirawat berjumlah 646 pasien.

“Kalau meninggal dunia sudah 32,” tutupnya (BB-YP)