76 Tahun Merdeka, Masyarakat Waelesi Baru Nikmati Penerangan Lampu di Malam Natal

Untuk membantu warga memenuhi kebutuhan primer ini, Djalil Mukaddar bertekad menyambung aliran ke rumah bagi yang membutuhkannya secara cuma-cuma alias gratis.
"Warga tak perlu bayar, karena saya yang membayar biaya pemasangan instalasi dan penyambungan ke rumah,"papar Djalil.
Untuk penerangan di Waelesi , aku Djalil, kali ini baru dipasang di 15 rumah warga yang mulai terang sejak malam natal. Nanti ada lagi penyambungan ke rumah warga lainnya dan seluruh biaya ditanggung olehnya.
Di Waelesi ini akuinya, dari dahulu sampai sekarang baru masuk jaringan listrik PLN. Sejak Indonesia merdeka, 76 tahun baru hari ini masyarakat Waelesi menikmati listrik PLN.
"Ini program tahunan listrik gratis buat masyarakat dan saya secara pribadi menyisihkan sebagian pendapatan dari gaji dan tunjangan untuk membantu masyarakat,"sambung Djalil.
Djalil menjelaskan, sudah ada 71 rumah yang dibantu penyambungin listrik PLN. Hal ini sudah dilakukannya sejak tahun 2019 lalu usai dilantik menjadi wakil ketua DPRD mewakili FPKB.
"Seluruhnya yang sudah dipasang sebanyak 71 rumah selama saya menjabat sebagai wakil ketua DPRD Buru periode 2019 - 2024.Itu tersebar di tiga kecamatan, yakni Waplau, Fenalisela dan Airbuaya,"jelasnya.
Djalil turut mengetuk hati rekan-rekannya di DPRD untuk menyingsingkan lengan baju membantu masyarakat yang kurang mampu." Ini kesempatan untuk berbuat. Sebagai wakil rakyat yang sudah dipercayakan oleh rakyat, ini kesempatan untuk kita berbuat,"gugah Djalil.
"Karena kalau sudah tidak ada jabatan tidak ada kesempatannya. Jadi ini kesempatan untuk kita berbuat membantu masyarakat yang membutuhkan,"lagi pesan Djalil (*)
Pewarta : Abd. Rasyid T