BERITABETA.COM, Ambon – Perusahaan penambang dan produksi tembaga Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) yang beroperasi di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya (MBD) Provinsi Maluku menyelenggarakan Program Mining Apprentice Program.

Program ini merupakan suatu kegiatan bimbingan bagi pemuda-pemudi guna memperoleh pengetahuan sekaligus merasakan praktik kerja di dunia pertambangan.  

Bagian Komunikasi PT BKP-BTR, Dino Musida dalam rilisnya yang diterima  beritabeta.com, Jumat (6/8/2021) mengatakan, tahap pertama kegiatan ini, sedang berjalan sejak pekan terakhir Juli kemarin.

“Semua rangkaian berlangsung di wilayah kerja BKP-BTR di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, ada empat perempuan yang menjalani tahap pertama, dimana mereka mendapat pelatihan mengoperasikan alat berat di area penambangan yang sesungguhnya. Saat ini, lanjutnya, program tersebut masih membuka pendaftaran bagi peserta tahap kedua dan seterusnya.

BKP-BTR mengharapkan para pendaftar datang dari pemuda-pemudi Pulau Wetar dan daerah lain di Maluku Barat Daya.

“Harapan kita program bimbingan pertambangan ini menjadi salah satu wujud kepedulian BKP-BTR, anak perusahaan Merdeka Copper Gold itu, mengembangkan sumberdaya manusia yang berada di dalam lingkar tambangnya,” urainya.

Dino mengatakan, BKP-BTR sangat mengharapkan program ini dapat diminati para pendaftar yang lebih banyak dari kaum perempuan, seperti pada tahap pertama yang seluruh pesertanya adalah perempuan.

Hal ini terkait BKP-BTR yang juga sedang menggaungkan gender diversity, yang bermakna bahwa setiap orang memiliki hak yang sama, termasuk dalam pertambangan yang selama ini terlanjur identik sebagai dunia laki-laki saja.

“Fokus proses pelatihan adalah untuk operasional unit alat berat. Selain itu, peserta akan memperoleh pelajaran kemampuan berkomunikasi dan memiliki sikap mental yang baik, serta  hal keselamatan maupun kesehatan kerja di pertambangan,” tandasnya.

Untuk syarat pendaftaran adalah usia minimal 21 tahun, pendidikan lebih disukai SMA atau yang sederajat, memiliki KTP Kabupaten Maluku Barat Daya atau surat rekomendasi dari kepala desa.

Selain itu, juga surat persetujuan orang tua atau wali, tidak buta warna, dan bersedia menjalani tes yang berlaku di BKP-BTR, serta wajib mengikuti program hingga selesai.

“Setiap peserta akan menerima uang saku, jaminan makan serta sertifikat. Surat dan kelengkapan dokumen pendaftaran dikirimkan kepada kantor External Affairs Department BKP-BTR,” tutup Dino (*)

Editor : Redaksi