Sebuah kawasan di Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur,  yang dikenal dengan nama Bunga Tanjung ditata dengan nuansa warna-warni menyambut pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten ke-28.
Sebuah kawasan di Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, yang dikenal dengan nama Bunga Tanjung ditata dengan nuansa warna-warni menyambut pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten ke-28.

BERITABETA.COM – Ambon, Dua hari ini tersiar video dua tokoh Nasional menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dipilihnya Negeri Siri-Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sebagai tuan rumah penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Malteng ke-28.

Kedua tokoh ini adalah Hj. Neno Warisman dan Wakil Ketua MPR, H.Hidayat Nur Wahid. Video ucapan kedua tokoh ini diunggah wartawan beritabeta.com, saat berbincang-bincang dengan kedua tokoh ini di Jakarta. Di ruang kerjanya wartawan beritabeta.com Adista Pattisahusiwa meminta pendapat Hidayat Nur Wahid.

Kata sesepuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dirinya merasakan keistimewaan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Malteng ke -28 yang digelar  Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur.

“Saya ikut mendoakan agar pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Malteng ke-28 di Negeri Siri-sori Islam menjadi berkah bagi umat Muslim di Pulau Saparua dan juga negeri Siri-Sori Islam menjadi negeri yang diberkahi karena  Al Qur’an,” ungkap Hidayat Nur Wahid.

Apa yang menjadi keistimewaan dari MTQ Tingkat Kabupaten Malteng ke-28 di Negeri Siri-sori Islam, hingga Hj. Neno Warisman dan Hidayat Nur Wahid ikut merespon dengan menyampaikan ucapan selamat?

Negeri dengan penduduk kurang lebih 3000 jiwa ini, memang unik dalam menyiapkan berbagai kesiapan menuju perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Malteng ke- 28 ini.

Pantauan beritabeta.com di Negeri Siri Sori Islam  dalam sepakan, semua warga negeri yang dijuluki ‘Elhau’ terlibat berpartisipasi dalam menata lingkungan negerinya. Kurang lebih sudah sebulan proses menata lingkungan kampung menjadi indah dilakukan dengan cara berkotong royong. Sejumlah sudut kampung, diwarnai ibarat kampung warna-warni di Pulau Jawa.

Anehnya, program menata kampung dengan kreatifitas mewarnai sudut-sudut yang dianggap penting itu, bukan datang dari ide panitia pelaksana MTQ, tapi merupakan kreatifitas yang datang dari warga kampung.

“Saya merasakan, sepertinya “ada pelangi di mataku’ ini pertanda baik bahwa membumikan Al Qur’an adalah kewajiban dan kepatutan yang harus dilakukan setiap Muslim di Negera ini. Bahkan, partisipasi warga negeri Siri-Sori Islam, patutlah diapresiasi dengan baik,” kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Hal senada juga disampaikan Hj. Neno Warisman yang menyatakan ikut mendoakan agar Negeri Siri Sori Islam menjadi sebuah tiang dalam menegakkan aqidah Islam  di negeri yang indah di Pulau Saparua.

Lewat rekaman sebuah video berdurasi 1 menit Neno Warisman menyampaikan apresiasi yang mendalam dan berharap warga ikut mendoakan suksesnya Pemilu 2019 mendatang.

Warga Negeri Siri Sori Islam merasakan momentum MTQ yang akan dihelat nanti, merupakan sebuah pengulangan sejarah. Sebab, memontum yang sama pernah terjadi pada puluhan tahun silam.

“Momentum seperti ini, baru akan kembali terulang nanti 40 tahun mendatang, sehingga saat ini kami antusias dan animo warga saat ini merupakan sebuah hal yang patut diapresiasi,” kata tokoh masyarakat Abubakar Sahupala (BB-DIO)