Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Saleh Thio saat menyerahkan hasil UNBK 2019 kepada Kadis Pendidikan Kota Ambon, Fahmy Salatalohy. Ambon peringkat pertama lagi.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Saleh Thio saat menyerahkan hasil UNBK 2019 kepada Kadis Pendidikan Kota Ambon, Fahmy Salatalohy. Ambon peringkat pertama lagi.

BERITABETA.COM, Ambon – Kota Ambon kembali ditetapkan sebagai daerah yang meraih nilai tertinggi pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komupter (UNBK) di Provinsi Maluku.  Setelah pada tahun 2018 silam, di tahun 2019 ini predikat tersebut kembali diperoleh, melalui sebuah acara penyerahan  hasil UNBK 2019 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.

‘’Kita patut bersyukur, karena Kota Ambon kembali menduduki peringkat pertama kelulusan 100 persen dari 11 kabupaten kota se-Maluku, dengan nilai tertinggi,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy usai menerima hasil UNBK yang diserahkan  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Saleh Thio,  di Ambon,  Senin (27/5/2019).

Fahmi mengatakan,  pada tahun 2018 Kota Ambon juga memegang predikat yang sama yakni nilai tertinggi se-Maluku. Dan prestasi ini juga diperoleh tahun ini. Untuk nilai UNBK Matematika meraih nilai 100 dan Bahasa Indonesia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggondol nilai masing-masing 96.

‘”Saya patut berikan apreseasi bagi seluruh guru di Kota Ambon atas usaha kerasnya, anak-anak bisa melewati UNBK dengan baik, bahkan predikat tertinggi juga didapat kota ini,’’ jelasnya.

Ia berharap, semangat, kerjasama serta kesungguhan melayani dengan hati yang sudah ditunjukan para guru dan kalangan pendidik lainnya, bisa dipertahankan, sehingga mutu pendidikan di Ambon bisa terus meningkat.

‘’Ini investasi penting bagi kota ini kedepan. Dan investasi ini perlu kita jaga, kita rawat dan kita pelihara dengan baik, demi Ambon yang pintar di masa mendatang,’’ tegasnya.

Apreseasi yang sama juga disampaikan kepada kalangan DPRD Kota Ambon atas partisipasi dan topangan serta dukungan dan selalu bersama dinas dalam melakukan pengawasan dan control terhadap dunia pendidikan di Ambon.

Pada kesempatan yang sama Salatalohy juga menyampaikan, sesuai penjelasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Saleh Thio, nilai kelulusan di Maluku secara umum sudah melebihi passing grade yang ditentukan pemerintah pusat.

Karena secara umum, Maluku sudah naik dan mencapai rata-rata passing grade yakni 70 dari kriteria pusat yang menentukan nilai sebanyak 50.

‘”Sesuai penjelasan kadis Provinsi Maluku sudah melebihi passing grade, walau memang masih ada nilai yang dibawah 50. Namun rata-rata nilai kelulusan di Maluku sudah mencapai 70,’’ terangnya.

Ia menambahkan, pencapaian nilai diatas passing grade ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa yang ditorehkan Maluku untuk ujian nasional tahun 2019 ini. (BB-DIO)