Ilustrasi : Ibu hamil positif Covid-19
Ilustrasi : Ibu hamil positif Covid-19

BERITABETA.COM, Bula — Pasien ibu hamil berinisial HR yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula,  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Selasa malam (8/6/2021) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Salah satu keluarga pasien yang dikonfirmasi beritabeta.com Rabu (9/6/2021) menjelaskan rencananya pada hari rabu, HR akan diantar ke RSUD Bula untuk dilakukan Ultrasonografi (USG).

Namun pada Selasa malam, sumber yang tak mau namanya dipublis itu mengaku HR mulai merasa sakit, akhirnya pihak keluarga langsung melarikan ke RSUD Bula.

"Katong (kami) masuk di IGD, dong (mereka) swab dan hasilnya positif. Kalau dia bersalin di Bula, dia harus ikut isolasi diri dengan bersama bayinya, " ungkap sumber.

Lebih lanjut dia menjelaskan saat dokter melakukan pemeriksaan, pasien ibu hamil itu tidak ada perubahan pembukaan leher rahim, sehingga dokter menyarankan kepada pihak keluarga untuk mengambil tindakan operasi.

"Tapi seng (tidak)  bisa di RSUD Bula, musti di RSUD Masohi. Karena dengan alasan ruangan tidak bisa untuk ibu dan bayi operasi, terganggu untuk bayi, katanya ruangannya berdebu," tandasnya

Sementara itu salah satu dokter kandungan di RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah, dr. Wahyuni Talaohu, SPOG yang dikonfirmasi membernarkan HR, pasien rujukan RSUD Bula itu positif Covid-19.

Dia mengaku HR sudah postif Covid-19 saat dirawat di RSUD Bula. Sehingga lanjut dia, saat masuk di RSUD Masohi dilakukan swab kembali, hasilnya masih tetap positif Covid-19.

"Hasil antigen reaktif untuk Covid, dari Bula sudah positif karena dong di sana seng ada kamar operasi untuk Covid makanya dirujuk ke sini" ungkap dr Wahyuni.

Secara terpisah, salah satu dokter spesialis kandungan di RSUD Bula yang dikonfirmasi di ruang kerjanya namun tidak mau memberikan keterangan lebih jauh.

Dia meminta untuk mengkonfirmasi langsung ke pihak manajemen rumah sakit, dokter muda itu beralasan kapasitas dia hanya sebagai bawahan.

"Saya mendingan biar pihak rumah sakit aja yang ngomong, jangan saya. Karena saya kan di bawah naungan sini, biar mereka aja yang bilang" kata dia.

Sementara Direktur RSUD Bula dr. Linggar Sukaringtyas yang dihubungi wartawan beritabeta.com berkali-kali namun tidak menjawab. Bahkan pesan sms yang dikirim juga tidak dibalas (BB-AZ)