BERITABETA.COM, Jakarta – Pemain asal Belanda Marc Anthony Klok yang kini merumput bersama Persija Jakarta, tinggal beberapa langkah lagi akan resmi dinaturalisasi menjadi warga Negara Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia (RI) telah memberikan lampu hijau  atas proses yang dijalani Marc Klok sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Marc Klok, bersama klubnya Persija Jakarta, dan PSSI, sejak lama sudah menunggu proses naturalisasi yang diajukan ini setahun lalu.

Menanggapi progres dari naturalisasi Marc Klok ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku senang.

Ia menuturkan, PSSI mempunyai peran besar dalam membantu proses naturalisasi dari Marc Klok. Klok merupakan pemain yang sudah berpengalaman menjalani kompetisi di Eropa dan di Asia.

Pengalaman yang dimiliki Marc Klok diharapkan bisa memberikan dampak besar pada sepak bola Indonesia.

“Klok merupakan pemain hebat, dia sudah menunjukkan talentanya saat bermain di beberapa liga di Eropa, lalu PSM Makassar dan saat ini bermain di Persija Jakarta,” kata Iriawan dalam keterangan dari PSSI, Senin (5/10/2020).

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu memastikan, PSSI memberikan rekomendasi untuk melakukan naturalisasi kepada setiap pemain tidak sembarangan.

Para pemain yang memiliki kemampuan bagus akan dibantu PSSI dalam proses naturalisasi perubahan kewarganegaraan.

Selain itu, PSSI turut melihat sikap dan juga pengalaman yang dimiliki pemain yang bersangkutan. Marc Klok sangat memenuhi syarat dari PSSI untuk diproses lebih lanjut menjadi WNI.

“Kami tidak sembarangan mengajukan proses naturalisasi. Pemain yang benar-benar memiliki skill, teknik serta attitude yang mumpuni dan bisa menambah kekuatan timnas Indonesia yang akan diajukan proses naturalisasi oleh PSSI,” tambah Iwan Bule.

Tenaga Marc Klok bisa saja diandalkan bersama Timnas Indonesia berlaga di kejuaraan internasional.

Hal itu tentunya sangat positif dan memberikan manfaat besar bagi kekuatan Timnas Indonesia.

“Tentu ini hal yang positif bagi PSSI karena Klok bisa saja dipanggil memperkuat timnas Indonesia,” tutup Iriawan.

Sejauh ini tahapan yang dilalui pemain asal Belanda itu baru pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Selanjutnya, masih ada dua tahapan lagi yang harus di jalani Klok untuk bisa mendapatkan status WNI.

“Masih ada dua step lagi (buat Marck Klok jadi WNI) yaitu, sekali lagi di komisi X prosesnya hampir sama. Tapi nanti Pak Menpora saja yang hadir,” kata Sesmenpora Gatot D Dewa Broto usai hadir di RDP Komisi III seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (5/10).

“Setelah itu akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR, hasilnya baru dibawa ke Presiden untuk pengambilan sumpah di Kanwil [Kantor Wilayah] Kemenkumham dan dikeluarkan SK (Surat Keputusan) Presiden,” ucap Gatot menambahkan.

Dalam RDP yang digelar secara virtual tersebut, anggota Komisi III juga sempat meminta Klok untuk menyebutkan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Tadi sempat diminta baca Pancasila dan menyanyikan Indonesia Raya. Lancar Marc Klok, lancar banget,” sebutnya.

Proses naturalisasi Marck Klok terbilang cukup lancar meski sempat tertunda akibat pandemi covid-19. Agenda RDP Marck Klok bersama Komisi III dijadwalkan pada Juli lalu setelah surat dari Presiden masuk ke DPR pada Februari 2020.

Namun, kondisi pandemi covid-19 yang masih tinggi pada bulan Juli, membuat agenda RDP terkait naturalisasi Klok terpaksa ditunda. Terlebih saat itu Klok tidak sendiri dalam menjalani proses naturalisasi melainkan bersama tiga pebasket; Brandon Jawato, Lester Prosper dan Kimberly Pierre-Louis.

Pesepakbola kelahiran Amsterdam, Belanda 20 April 1993 itu dinilai masih berada di usia emasnya sebagai seorang atlet.

“Semula digeser ke pertemgahan September, tapi dimundur ke hari ini. Ini bagian dari proses naturalisasi yang kami setujui, karena ada juga yang kami tolak. Kami saat ini lebih selektif, kami tidak sembarangan,” tegas Gatot (BB-DIP)