PPP Maluku Usul Dua Nama Capres ke DPP, Anies dan Ganjar Jadi Pilihan

BERITABETA.COM, Ambon – Dewan Pimpinan Wilayah [DPW] Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku mengusulkan dua nama calon presiden [Capres] untuk digadang partai berlambang Kabah itu di Pilpres 2024 mendatang.
Kedua nama itu yakni mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Selain kedua ini, PPP Maluku juga mengusulkan Plt Ketum DPP, H. Muhammad Mardiono, dan Menteri BUMN Erick Thohir, sebagai calon wakil Presiden (Cawapres) RI Periode 2024-2029.
Usulan DPW PPP Maluku ini disampaikan kepada DPP PPP yang langsung dibacakan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fatul Kwairumaratu, didampingi seluruh pimpinan DPC PPP kabupaten/ kota se-Maluku dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) II DPW PPP Provinsi Maluku dan Launching Training of Trainers (TOT) Pendidikan Politik Perempuan yang berlangsung di Santika Hotel, Kota Ambon, Kamis malam (3/11/2022).
PPP Maluku berpandangan, pengusulan nama-nama Capres dan Cawapres RI ini disampaikan berdasarkan hasil rapat pimpinan wilayah yang dihadiri oleh Pengurus Harian DPW dan pimpinan DPC 11 kabupaten/ kota se-Provinsi Maluku, dengan memerhatikan kondisi dan konstalasi politik baik di daerah maupun di pusat.
"Kami menyerahkan sepenuhnya nama-nama yang kami sampaikan di atas untuk diputuskan oleh DPP PPP. Kami yakin apa yang diputuskan oleh PPP itulah yang terbaik untuk partai, umat, agama, bangsa dan negara," tandas Fatul.
Fatul menegaskan, DPW PPP Maluku telah berkomitmen untuk tetap solid dan mendukung penuh Plt Ketum DPP PPP H. Muhammad Mardiono dan Sekjen DPP PPP M. Arwani, dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai ketum dan sekjen.
"Juga merekomendasikan kepada DPP PPP agar dapat memperjuangkan Alm. A.M. Sangadji sebagai Pahlawan Nasional," tutup Fatul.
Kader PPP Diminta Satu Komando
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) DPP PPPP, H. Muhammad Mardiono saat membuka Rapimwil II DPW PPP Provinsi Maluku meminta agar seluruh kader PPP, khususnya di Provinsi Maluku untuk tetap tunduk satu komando dan taat asas.
Menurutnya, usulan DPW PPP Maluku yang disampaikan kepada DPP PPP dalam Rapimwil II ini bukanlah suatu keputusan, melainkan pokok pikiran yang nantinya akan dibahas kembali di DPP.
Ia mengaku, PPP masih memiliki keterkaitan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), sehingga, semua usulan dari masing-masing DPW PPP akan ditampung dan diputuskan bersama oleh DPP bersama KIB yang mungkin melalui proses yang cukup panjang.
"Ini semua kan suara atau pikiran-pikiran yang disampaikan oleh DPW kepada DPP. Namun ada proses yang harus kita lalui. Sehingga saya tegaskan bahwa kita semua harus satu garis komando, kita harus taat satu barisan, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri," pintanya.
"Apapun yang diputuskan oleh DPP bersama KIB, kemungkinan akan terjadi penambahan koalisi lagi dengan partai-partai politik yang lain. Olehnya itu, kita harus jaga keputusan bersama tentang siapapun tokoh yang nanti kita putuskan," tambah Mardiono.
Dikatakan, selain menerima usulan dari kader PPP, DPP PPP juga merangkum semua pikiran-pikiran atau isu-isu yang muncul dari kalangan masyarakat yang juga mengemuka untuk selanjutnya dijadikan suatu keputusan untuk partai politik.
"Karena partai politik lah yang punya hak untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden. Jadi nanti calon presiden dicalonkan bukan oleh orang per orang, tetapi oleh partai politik dan gabungan partai politik," terang Mardiono (*)
Editor : dhino pattisahusiwa