Pelepasan Mahasiswa Papua  di Bali Room, Hotel Kempinski, Jakarta, Senin malam (3/5/2021) (Foto : Istimewa)
Pelepasan Mahasiswa Papua di Bali Room, Hotel Kempinski, Jakarta, Senin malam (3/5/2021) (Foto : Istimewa)

Sejak digulirkan hingga tahun 2009, sudah ada 1.051 penerima beasiswa dan sebanyak 600 diantaranya menempuh pendidikan di luar negeri dan selebihnya menjalani pendidikan di universitas ternama di dalam negeri.

“Kami bangga dengan kepedulian bapak Gubernur Lukas Enembe dan bapak wakil Gubernur Klemen Tinal yang pada periode kedua memimpin Papua tetap mendukung program pendidikan dengan mengirim putra putri asal tanah Papua belajar ke luar negeri," terang Aryoko.

“Kami sangat berharap dimasa mendatang program ini tetap dilanjutkan untuk menyiapkan SDM asli Papua, sehingga ke depan Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera," tuturnya.

Sementara itu, Anggota Dewan  Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Timotius Wakur S.Th mengememukakan, kalau Papua ingin maju maka harus banyak pemuda-pemudinya yang menimpa ilmu di luar negeri.

Hal inilah yang menjadi pendorong Gubernur Lukas Enembe beserta Wakilnya Klemen Tinal dan DPRP Papua untuk menggulirkan program bea siswa belajar universitas luar negeri. Bahkan Lukas Enembe mengalokasikan dana pendidikkan 30 persen dari Otsus.

“Dari dana itu 20 persen untuk pendidikkan di luar negeri. Saya bisa mengatakan, Lukas Enembe lahir tepat untuk kemajuan anak-anak Papua. Semoga program ini terus berlanjut demi terwujudnya Papua Bangkir, Mandiri dan Sejahtera,” ujarnya.

Turut hadir pada acara pelepasan itu, Perwakilan Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia, Paul Taylor, Anggota DPRP Papua, Apeniel Sani, Kepala Bidang Pengembangan SDM Affirmasi BPSDM Papua, Elius Enembe,S.Kep,MM (BB-DIP)