Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno saat memantau pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Provinsi Maluku jelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H di halaman Kantor Dinas Perindag Provinsi Maluku.
Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno saat memantau pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Provinsi Maluku jelang Bulan Suci Ramadhan 1440 H di halaman Kantor Dinas Perindag Provinsi Maluku.

BERITABETA.COM, Ambon – Sejumlah kawasan di Pulau Ambon ditetapkan sebagai titik singgah untuk memasarkan sejumlah produk pangan (kebutuhan pokok) dalam program pasar murah mobile.

Kegiatan ini merupakan program   Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

Pasar murah secara mobile ini resmi dibuka Sekda Maluku Hamin Bin Taher di halaman parkir kantor Disperindag Provinsi Maluku, Senin (27/5/2019).

Beberapa lokasi yang ada disasar pasar murah mobile itu masing-masing,  Desa Laha, Air Besar, Batu Merah, dan Kelurahan Nusaniwe di kawasan Pohon Mangga pada 27-28 Mei 2019.  Sedangkan pada 29-30 Mei 2019 pasar murah mobile akan mengunjungi Kecamatan Salahutu dan Kecamatan Leitimur, Kabupaten Maluku Tengah.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutan yang dibacakan Sekda Maluku Hamin Bin Taher mengharapkan kegiatan pasar murah  itu dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Gubernur juga berharap kepada semua pihak terutama para distributor, para pedagang pengecer dan yang lainnya agar tidak melakukan kegiatan spekulasi  sehingga dapat menyebabkan lonjakan harga yang tidak wajar yang pada akhirnya dapat merugikan masyarakat.

Ia mengakui beberapa minggu terakhir ini terjadi kenaikan harga terhadap beberapa produk kebutuhan masyarakat seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, telur ayam ras, namun untuk sekarang ini  komoditi bawang merah maupun bawang putih sudah turun harganya.

Untuk itu, Gubernur Maluku  meminta perhatian dari Disperindag dan dinas terkait agar dapat melakukan langkah-langkah koordinasi secara inklusif  untuk mengatasi permasalahan harga tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Elvis Pattiselano mengatakan, pelaksanaan pasar murah ini bertujuan  membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Kegiatan pasar murah yang berlangsung hari ini hingga tanggal 30 Mei nanti berfokus pada kegiatan secara mobile dan berlangsung  dua kali yakni Senin ini dan Selasa, kemudian tanggal 29-30 Mei,” ujarnya.

Barang yang dijual pada kegiatan pasar murah ini adalah barang kebutuhan pokok yang meliputi telur ayam, gula pasir, tepung terigu minyak goreng, susu kental manis, mie instan, mentega, beras dan beberapa kebutuhan lainnya yang dijual dengan harga di bawah harga distributor maupun harga eceran di pasar. (BB-DIAN)