Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Pattimura, Kolonel Pnb. Sapuan saat meminpin rapat bersama membahas persiapan digelarnya Lomba Amboina Underwater Photography Competition, Rabu (10/2/2021)
Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Pattimura, Kolonel Pnb. Sapuan saat meminpin rapat bersama membahas persiapan digelarnya Lomba Amboina Underwater Photography Competition, Rabu (10/2/2021)

BERITABETA.COM, Ambon – Lanud Pattimura Ambon dalam waktu dekat ini akan menggelar kegiatan Lomba Amboina Underwater Photography Competition (AUPC) untuk mempromosikan objek-objek wisata bahari di Maluku, khususnya di Pulau Ambon.

Lomba ini digelar dengan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Negeri Nusaniwe, Camat Nusaniwe dan para awak media.

Kegiatan tersebut itu akan dihelat pada tanggal 11 – 14 Maret 2021 dengan melibatkan komunitas fotografer se- Indonesia.

Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Pattimura, Kolonel Pnb. Sapuan dalam rapat yang digelar di Markas Lanud Pattimura, Laha mengatakan, kegiatan dapat membangkitkan gairah perekonomian di Kota Ambon melalui pariwisata.

“Kita sosialisasikan ke masyarakat bahwa kegiatan ini selesai dengan baik. Tetap berpatokan pada protokol kesehatan. Mudah-mudahan dalam rangka membangkitkan gairah perekonomian di Ambon melalui pariwisata. Komunitas photographer bawah laut sudah sepakat untuk memberikan yang terbaik untuk mengeksplor,”ungkapnya.

Sementara itu, selaku Ketua Panitia Letkol Kal Deddy Setiawan mengatakan kompetisi tahun ini adalah yang kedua kalinya dan akan terus diselenggarakan setiap tahun sebagai agenda tetap tahunan Lanud Pattimura dalam mendukung Pariwisata di Maluku.

“Tahun lalu kegiatan ini diadakan di Negeri Hutumuri. Lokasi kali ini ada tiga, Laha, Pintu Kota, Airlouw dan di Mahia. Kegiatan ini bukan membawa nama Lanud tetapi Kota Ambon. Umumnya untuk Maluku. Kami mencoba melihat sisi lain Kota Ambon melalui pariwisata”kata Deddy.

Kegiatan ini, disponsori langsung oleh Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Max Pattinama.

Deddy menjelaskan kategori lomba, ada dua kategori dan empat kelas yaitu Wide yang terdiri dari Open Wide dan Compact Wide. Sedangkan kategori Macro terdiri dari Open Macro dan Compact Macro.

Ia berharap penyelam-penyelam dari Maluku dapat ikut berpartisipasi karena ada hadiah khusus yang akan diberikan bagi pemenang lokal yang dipilih langsung oleh tiga orang juri, yakni Roy Herlambang, Hendra Hiow dan Ben Sarinda. Dua juri khusus lainnya adalah Gubernur Maluku dan Walikota Ambon.

“Nanti hadiahnya juga dari Gubernur dan Walikota. Kami hanya mengakomodir saja,”jelasnya.

Peserta kegiatan ini sudah mengkonfirmasi, ada 40 orang. Di luar peserta mancanegara yang karena kondisi pandemi Covid-19 tidak dapat terlibat, kecuali ada yang sudah berada di Indonesia beberapa orang, sebelum pandemi.

“Peserta yang mendaftar sudah ada dari Bali dan Raja Ampat,”terangnya.

Deddy berharap adanya dukungan dari semua pihak.  Sebab, perlengkapan yang belum ada berupa 10 unit boat, 125 tabung oksigen setiap hari untuk menyelam, pemberat, chamber hyperbaric, pembangunan dermaga dan sarana prasarana pendukung lainnya (BB-YP)