Atas zenk dari bangunan sekolah Madrasah Tsnawiyah LKMD Desa Sawah, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru yang copot dan berhamburan akibat diterjang angin putting beliung Selasa (6/04/2021), dini hari sekira pukul 02.30 WIT. (Foto : Istimewa)
Atas zenk dari bangunan sekolah Madrasah Tsnawiyah LKMD Desa Sawah, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru yang copot dan berhamburan akibat diterjang angin putting beliung Selasa (6/04/2021), dini hari sekira pukul 02.30 WIT. (Foto : Istimewa)

BERITABETA.COM, Namlea – Sedikitnya enam unit rumah, satu bangunan mushola dan tiga ruang kelas di Madrasah Tsnawiyah LKMD Desa Sawah, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru hancur dan ambruk akibat disapu angin puting beliung Selasa (6/04/2021), dini hari sekira pukul 02.30 WIT.

Pasca musibah ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru, Ilyas Hamid yang didampingi kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Hadi Zulkarnaen dan beberapa kepala OPD Kabupaten Buru dilaporkan langsung meninjau lokasi bencana di desa tersebut.

Kabag Humas Kabupaten Buru, Umar Karepesina yang dikonfirmasi media ini membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, bencana ini sudah disikapi perangkat Pemerintah Daerah Kabupaten Buru yang langsung bergerak tanggap setelah mendengar adanya informasi angin puting beliung.

Dikatakan, setelah sampai di lokasi bencana di Desa Sawah, Sekda Buru  langsung memerintahkan agar dilakukan pendataan jumlah  rumah dan bangunan yang rusak akibat terpaan angin puting beliung itu.

“Para korban akan menerima bantuan sebagaimana mestinya,” ungkap Umar.

Selain meninjau bencana angin puting beliung, Sekda beserta rombongan juga bergerak menuju lokasi bencana banjir yang melanda kompleks Pasar, Desa Walau, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru.

Sesampai di Desa Waplau, diketahui, banjir setinggi 1 meter telah merendam kurang lebih 15 rumah yang ada di kompleks pasar Desa Walau.

Disana Sekda langsung memberikan bantuan sembako kepada korban bencana banjir melalui Kepala Desa Walau (BB-DUL)