Biji Kemiri
Biji Kemiri

BERITABETA.COM - Kemiri atau candle nut sering digunakan sebagai bahan masakan, namun  ternyata kemiri  juga dapat memberikan beragam keuntungan bagi kesehatan.

Kemiri (Aleurites Moluccanus) merupakan pohon berbunga yang tumbuh dengan subur di wilayah beriklim subtropis dan tropis, misalnya Indonesia, Malaysia, dan Queensland (Australia).

Kemiri adalah salah satu tanaman industri yang tersebar di daerah tropis dan subtropis.  Tanaman kemiri memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, terutama pada bagian biji kemiri.

Salah satu cara untuk memanfaatkan biji kemiri adalah dengan mengekstraksi biji kemiri, sehingga dihasilkan minyak. Biji kemiri memiliki kadar minyak yang tinggi, yaitu sekitar 35 %-65 % minyak.

Minyak kemiri (candle nut oil) digunakan sebagai bahan dasar dalam industri cat atau pernis, kecantikan, farmasi serta berkhasiat untuk menyuburkan rambut, menghitamkan rambut secara alami, melapisi bagian dasar perahu agar tahan terhadap korosi, sebagai bahan pembatik dan bahan bakar.

Minyak kemiri mengandung asam lemak tidak jenuh yaitu asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat dengan titik cair yang rendah. Selain itu juga mengandung asam lemak jenuh dalam jumlah yang sedikit, yaitu asam palmitat dan asam stearat.

Tanaman ini berpotensi beracun jika dikonsumsi secara mentah. Pasalnya, kemiri mengandung zat yang hampir sama seperti sianida. Konsumsi zat tersebut dapat menyebabkan kondisi keracunan yang cukup parah, seperti muntah-muntah hebat, gangguan pernapasan, sakit perut, dan dapat menyebabkan kematian.

Minyak Kemiri

Meski begitu, banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika kemiri telah diolah, baik secara dimasak maupun dibakar. Bahkan olahan minyak kemiri juga mampu memberikan beragam manfaat untuk kecantikan Anda.

Manfaat Kemiri bagi Kesehatan

Kemiri diklaim dapat memberikan beragam manfaat, mulai dari kesuburan rambut hingga dapat mengatasi kondisi asma. Meski begitu, berbagai manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.