Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Sassuolo pada laga Serie A di Stadion Juventus, Turin, Minggu (16/9/2018). CR 7 cetak dua gol, Juve menang 2-0 atas Sassuolo. (AFP/Miguel Medina)
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Sassuolo pada laga Serie A di Stadion Juventus, Turin, Minggu (16/9/2018). CR 7 cetak dua gol, Juve menang 2-0 atas Sassuolo. (AFP/Miguel Medina)

BERITABETA, Jakarta – Cristiano Ronaldo membuka kran gol bersama Juventus, pada akhir pekan lalu. Dua gol ke gawang Sassuolo, di Allianz Stadium, menjadi jawaban ‘taktis’ Cristiano Ronaldo bagi mereka yang sempat meragukan kapasitasnya sebagai pemain berharga tinggi.

Cristiano Ronaldo merobek jala Sassuolo pada menit ke-50 dan 65′. Sepasang gol tersebut membayar penantian panjang dari pemain yang memutuskan bergabung dengan Juventus pada musim panas tahun 2018.

Proses kepindahan tersebut memantik atensi publik. Kapten Timnas Portugal tersebut mendapat reaksi beragam dari penggemar sepak bola di seluruh dunia. Sebagian besar meragukan kemampuan Cristiano Ronaldo, karena budaya bermain di Liga Italia Serie A.

Prediksi tersebut menjadi kenyataan, setidaknya pada awal musim 2018-2019. Butuh empat pertandingan bagi Cristiano Ronaldo mencatatkan namanya di papan skor.

Pesepakbola berusia 33 tahun tersebut membuka skor untuk Juventus pada menit ke- 50, lalu menambah pundi gol 15 menit berselang. Kondisi di Juventus berbeda dengan apa yang terjadi ketika CR7 berkostum Real Madrid.

Cristiano Ronaldo hanya membutuhkan satu pertandingan untuk menyumbang gol bagi Real Madrid, tepatnya ketika bersua Atheletic Bilbao. Tak pelak, dua gol ke gawang Sassuolo membuat CR7 mencetak beberapa catatan statistik menarik:

Ekspresi pemain Juventus, Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Sassuolo di Stadion Juventus Allianz, Turin, Italia, Minggu (16/9). Ronaldo membutuhkan waktu 320 menit untuk mencetak gol perdananya bagi Juventus. (Alessandro Di Marco/ANSA via AP)

Cristiano Ronaldo merobek jala Sassuolo saat berusia 33 tahun. Momen tersebut menjadi nilai plus tersendiri bagi CR7. Maklum, tak banyak pesepak bola yang mampu bermain konsisten dalam waktu normal, lalu punya daya jelajah tinggi, saat berada di kompetisi kasta tertinggi selevel Liga Italia Serie A.

Dua gol tersebut membuat Cristiano Ronaldo memerpanjang rekor sebagai pemain aktif dengan koleksi gol terbanyak. Saat ini, Cristiano Ronaldo mengoleksi 660 gol, yang dibagi untuk klub dan negara.

Catatan itu membuatnya unggul 39 gol lebih banyak dari pesaing terdekatnya, yakni Lionel Messi. Sang Messiah menempati urutan kedua dengan perolehan 621 gol.

Permainan agresif ala Cristiano Ronaldo memberi konsekuensi tersendiri. Berstatus predator di area penalti lawan, membuat Cristiano Ronaldo bakal mengirim sebanyak mungkin percobaan, tendangan maupun sundulan, ke gawang musuh.

Sejak bergabung dengan Juventus, dan sebelum dua gol ke gawang Sassuolo, Cristiano Ronaldo menuai catatan mengagumkan. Kekasih Georgina Rodriguez tersebut sudah berusaha merobek jala musuh dengan 27 tembakan tepat ke arah gawang lawan.

Statistik tersebut menjadi satu di antara yang produktif. Seusai dua gol ke gawang Sassuolo, Cristiano Ronaldo bakal semakin menggebrak, sesuatu yang ditunggu barisan Juventini. (bola.com)