BERITABETA.COM, Bula –Apotik Amanah dan sebuah toko pakaian di Jalan MS. Perdede, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Minggu (28/4/2019) sekitar pukul 04.00 Wit, hangus terbakar.

Insiden kebakaran juga menimbulkan dua orang meninggal dunia, kedua korban adalah pasangan suami istri M. Jais Hayoto dan Nurjannah Kilwalaga yang terperangkap di bangunan apotik berlantai dua itu.

Informasi yang dihimpun beritabeta.com dari warga setempat menyebutkan, kedua korban adalah penganting baru yang baru saja melangsungkan pernikahan pada Maret 2019.

“Jais Hayoto itu adiknya pak Sam Hayoto (pemilik apotik-red). Dia baru saja menikah dengan Nurjannah Kiwalaga,” kata Ikbal  salah satu warga Kota Bula yang dihubungi beritabeta.com, Minggu siang (28/4/2019).

Menurut Ikbal, kebakaran yang menghaguskan kedua bangunan itu membuat geger warga Kota Bula dini hari tadi. Warga berbondong-bondong mendekati kedua bangunan dan berusaha memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.

Awalnya, kata dia, tidak ada yang menduga kebakaran itu menimbulkan korban jiwa, setelah api berhasil dipadamkan, warga kemudian merengsek masuk ke dalam bangunan dan menemukan  kedua sosok tubuh suami istri  yang terpanggang.

Sementara pemilik Apotik Amanah Sam Hayoto yang menetap di kawasan Lemumir, sekitar 3 km dari lokasi kebakaran, juga terlihat pasrah, ketika tiba di lokasi kebakaran bersama istrinya. Dia pun baru ingat di dalam bangunan itu adik dan iparnya.

“Korban Jais dan istrinya  ditemukan di dekat kali. Karena bangunan apotik itu berada persis didekat kali, kemungkinan saja saat kebakaran terjadi kedua korban berusaha menyelamatkan, tapi terjatuh,” beber Ikbal yang ikut membantu memadamkan api.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Namun diduga kuat, kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik. Ada juga yang menduga kebakaran dipicu oleh nyala lilin yang digunakan saat pemadaman listrik terjadi di Kota Bula. “Belum jelas penyebab kebakaran yang terjadi. Namun, bangunan apotik yang bagian balekangnya berkoinstruksi papan itu, membuat api cepat menjalar malalap seisi bangunan,”tandasnya.

Api berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sejam kemudian. Sementara dalam insiden ini tidak ada penanganan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten SBT. Kabarnya,mobil pemadam kebakaran milik pemerintah setempat mengalami kerusakan. Insiden kebakaran ini ditaksir menimbulkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah (BB-DIO)

Simak juga videonya di bawah ini :