Awasi WNA Masuk ke Kabupaten SBT, Kemenkumham Maluku Ajak Semua Pihak Terlibat
![Rapat Koordinasi [Rakor] dan Pembahasan Tim Pengawasan Orang Asing [Timpora] Kabupaten Seram Bagian Timur [SBT] dan Kecamatan se-SBT (foto : beritabeta.com)](/storage/img/2022/09/wna.jpeg)
Menurutnya, hal tersebut berimplikasi pada hubungan internasional yang tidak lagi semata bertumpu pada hubungan antar negara, akan tetapi juga bertumpu pada hubungan antar masyarakat.
"Untuk itu, kemampuan Pemerintah dalam melakukan rekayasa kondisi yang mendukung hubungan antar masyarakat yaitu pemberian kemudahan perlintasan manusia menjadi sangat penting demi tercapainya peningkatan perekonomian bangsa," kata Abdul Mukti Keliobas.
Keliobas menerangkan, hal ini harus diiringi dengan upaya peningkatan kewaspadaan dan kesiapan seluruh pihak.
Dimana, segenap aparatur pemerintah dan masyarakat umum harus sadar, bahwa terdapat potensi ekses negatif dari kemudahan perlintasan manusia, seperti masuknya ideologi dan budaya asing yang tidak sesuai, peningkatan tindak kejahatan transnasional dan berbagai hal lainnya termasuk juga peningkatan jumlah para pencari suaka/pengungsi.
Kendati demikian, dia meminta untuk tidak boleh terus menutup diri dari tren pemberian kemudahan perlintasan manusia hanya karena ketakutan akan dampak-dampak negatif yang mungkin ditimbulkannya.
"Karena hal ini hanya akan mengorbankan tujuan utama kita, yaitu peningkatan perekonomian bangsa demi kesejahteraan seluruh rakyat. Melainkan, yang kita perlukan saat ini adalah kerja nyata yang terkoordinir dari seluruh pihak dalam peran dan bidangnya masing-masing untuk mengurangi ekses negatif yang mungkin timbul," pungkasnya. (*)
Pewarta : Azis Zubaedi